begitulah cinta, bahwa ialah yang menggerakkan hati ini untuk memberi dan menjamah tiap-tiap hati dengan taburan bunga nan indah. dan begitulah memberi, bahwa ia hanya akan berbuah amal jika disertai keikhlasan. dan begitulah keikhlasan itu, bahwa ia tercipta saat visi dan misi telah memenuhi relung hati terdalam. maka jangan tanya nikmatnya saat memberi di jalan-Nya. [...]
Posted by: Nur Ali Muchtar on: February 26, 2012
ketika peradaban suatu umat ada di puncak kejayaannya, maka nilai-nilai yang paling dominan adalah nilai-nilai spiritual. ketika datar, nilai-nilai yang dominan adalah nilai-nilai rasional. dan ketika hendak hancur, nilai-nilai yang dominan adalah nilai-nilai materialistik. maksudnya materialistik adalah seluruh kehidupan mereka tercurahkan untuk mengejar kesenangan-kesenangan dunia dan melupakan kehidupan kedua yang kekal dan abadi yaitu kehidupan [...]
begitulah kerja-kerja kecil itu terangkai. kita tidak tau apakah hidayah itu sampai pada mereka. karena hidyah itu urusan Allah. yang harus kita lakukan adalah terus bekerja dan bekerja sambil terus berdoa, “berilah kami keistiqomahan di jalan ini ya Allah”. maka pemahaman akan visi dan misilah yang membuat kita mampu bertahan dalam sunyi yang panjang. yah, [...]
dulu, aku berjuang atas dasar ghiroh. tapi sekarang, aku berjuang atas dasar pemahaman. maka berubahlah ghiroh menjadi hamasah. dan kerja dakwah berubah jadi indah di dalam qalbu. terimakasih ya Allah bahwa Engkau telah memberikan kebaikan padaku dengan memahamkan aku atas agama ini. teruslah memberikan kebaikan padaku agar perjuanganku ini berasa nikmat dikerjakan. amin.
Posted by: Nur Ali Muchtar on: February 11, 2012
”jangan cuma duit doank yang kita tumpuk, pahala juga harus kita tumpuk”. petikan tersebut terispirasi saat mata ini mulai terbuka melihat bahwa ada begitu banyaknya potensi kebajikan (pahala) yang bertebarab di sekeliling kita. sama seperti seorang kawan yang sering bilang ke saya, “alam semesta ini begitu melimpah, jadi jangan takut dengan rezki, insyaAllah tersedia untuk masing-masing [...]
Posted by: Nur Ali Muchtar on: February 8, 2012
seseorang dari mereka bertanya: “kak, pacaran boleh gak sich??”. saya tercenung sebentar, lantas berkata: “boleh gak yeahhhhh…hehehehe”. selanjutnya, saya tidak mengatakan bahwa pacaran itu tidak boleh, bahwa pacaran itu haram, bahwa kalian harus menjauhi itu yang namanya pacaran. saya tidak mau mengekang itu pada mereka saat ini. karena jelas, sangat-sangat beresiko. sekali lagi, sangat-sangat beresiko. [...]
Posted by: Nur Ali Muchtar on: February 6, 2012
kabar gembira semalem, akhirnya, remaja masjid deket rumah (remaja masjid jami nurul jannah), dibentuk kembali. seinget saya, sudah 9 (sembilan) tahun vakum yaitu pas saya kelas 3 (tiga) mts (setingkat smp). tentu saya senang, bahkan terharu. kenapa? buat saya, ini adalah kesempatan bagus untuk mensyiarkan islam di kampung saya plus menjadikan generasi-generasi muda kampung saya [...]
Posted by: Nur Ali Muchtar on: February 1, 2012
ada seorang teman, sma “jagoan”. kuliah pun masih “jagoan”. setelah lulus, kerja, punya gaji gede (karena gajinya lebih gede dibanding anak-anak fresh graduate yang laen), udah gak liqo. capenya lagi, pacaran. dinasehatin, eh dia malah bilang: “udah lah, sekarang gini, masing-masing urusan kita aja lah. gak usah ngurusin orang laen”. lantas kemudian saya merenung, kenapa [...]
Theme: Albeo by Design Disease.
Komentar Terakhir: