MENULIS SEUMUR HIDUP

Tidur Nyenyak

Posted on: October 6, 2009

kucing tidurDua kata yang bisa membuat manusia merasakan hidup yang lebih bahagia, TIDUR NYENYAK. Saya akan berbagi sedikit mengenai kenikmatan dari mati suri ini. Yah, tidur nyenyak. Hampir semua orang yang ada di dunia ini menginginkan hal ini, bisa tidur nyenyak. Namun sayangnya tidak setiap orang bisa melakukan hal yang seperti itu. Terutama bagi orang yang memiliki penyakit yang biasa disebut dengan insomnia (susah tidur). Namanya juga susah tidur, ya pasti susah banget tuk tidur. Ga gampang tidur gitu. Kawan, saya pernah melihat orang yang memiliki insomnia ini tidak tidur berhari-hari lamanya. Apabila mereka telah sukses melakukan proses pergadangan itu, dan lihatlah nanti di belakang setelah berhari-hari, mukanya akan menampakkan kelesuan dengan noda biru di udel-udel kelopak mata bagian bawahnya. Terlihat matanya seperti vampir. Setidaknya, itulah yang dialami kawan saya. Saya tidak tahu apakah pola yang seperti ini berlaku bagi setiap orang. Dapatkah teman menyanggahnya dengan sebuah counter example?

Sekedar ceritera. Dulu, sewaktu saya masih kecil dan ketika wajah saya sedang amit-amitnya, saya pernah hampir-hampir mengira bahwa saya juga terjangkit virus insomnia ini. Waktu SD dan SMP dulu, saya termasuk golongan orang yang susah tidur. Saya baru bisa tidur jika telah menunggunya sekitar satu jam-an. Betapa tersiksanya saya. Ga kalah tersiksanya dengan orang-orang yang disekap dalam penjara yang terpencil seorang diri. Jika saya mengalami split tidur itu, biasanya saya akan melakukan hal-hal yang bisa mempercepat proses tidurisasi pada diri saya. Mulai dari: baca buku (ini waktu kecil), lari-lari kecil, nonton TV (ini malah keasikan), dengerin musik, de el el. Namun tidak jarang saya mengalami kegagalan yang cukup menyakitkan. Pasalnya, meski sudah melakukan segala cara agar bisa segera tidur, saya masih tetap kesulitan untuk benar-benar terlelap bersama mimpi yang indah. Saya benar-benar tersiksa pokoknya.

Rasa tersiksa saya itu bisa sedikit terobati berkat bantuan sebuah institusi sekolah berpangkat SLTA (SMA). Waktu itu saya masuk sebuah sekolah SMA yang cukup favorit di bilangan pinggir Utara Jakarta. Tapi saya benar-benar kualahan ulah gempuran institusi terkenal ini. Disamping aura persaingan yang memang cukup panas seperti yang ada di DPR sana, jarak rumah saya dengan sekolah itu terbilang lumayana jauh. Tiga kali naik angkot. Dan teman kan tahu gimana kondisi lingkungan disekitar bilangan Utara Jakarta itu. Panas, debu, asap, sampah, container yang memiliki suara angker, laut yang butek dan terkadang bau, de el el. Nah, kesemuanya itu turut andil dalam proses mempermudah malam-malam saya untuk segera bermimpi. Tapi saya tetap tidak bisa melakukan proses tidurisasi ini jika sedang berada di dua tempat berikut: kelas (sekolah) dan angkot. Lihatlah teman, betapa ruginya saya jika tidak bisa tidur di angkutan semacam Patas AC 82 jurusan Priok-Depok untuk sekitar satu jam perjalanan.

Namun demikian, tidak serta merta saya mudah melulu untuk tidur. Tidak. Terkadang saya juga harus berjibaku dengan diri saya sendiri agar bisa cepat-cepat tidur. Dan kawan, siksaan yang lebih pedih yang harus saya terima bisa terjadi untuk kasus ini: udah cape tapi ga bisa tidur. Duh-duh, betapa tersiksanya hidup saya jika cobaan itu menubi saya.

Saya baru benar-benar bisa merasakan tidur yang nyenyak disertai dengan bumbu mudahnya saya terlelap itu baru terjadi saat saya kuliah sudah kesini. Maksudnya setelah saya kuliah agak kesinian. Lebih dari sama dengan semester 4. Di masa-masa inilah saya mendapatkan secercah kebahagiaan karena saya bisa tidur dengan mudahnya disertai dengan mimpi-mimpi panjang yang nyenyak sekali. “Apa ya sebabnya?”, ini gumaman saya.

Yuk kita simak kelanjutan ceriteranya. Dia ini:

Entahlah mengapa saya bisa mendapatkan kenyenyakan yang seperti itu ketika saya kuliah. Padahal saya belum menikah (apa hubungannya ya??). Saya bisa tidur dengan amat mudahnya sekarang. Kapanpun dan dimanapun saya berada. Lebih-lebih di rumah dengan bantal guling yang aduhai asyiknya. Saya bisa tidur saat pagi, siang, sore dengan amat mudahnya. Pun demikian dimanapun saya bisa tidur dengan gampang. Di angkot yang sewaktu SMA saya tak bisa lakukan, saat kuliah yang lebih besar sama dengan dari semester 4 ini, bisa saya lakukan hanya dengan sedikit pejaman mata. Dan simsalabim abrakadabrak, nyawa saya telah pergi untuk sementara.

Saya coba menganalisis apa penyebabnya. Dan dia ini yang saya dapatkan:

Di kuliah ini pikiran saya jauh lebih damai dan tenteram ketimbang masa-masa SMA saya dahulu. Mungkin karena semakin banyaknya ilmu dan pengalaman yang saya dapatkan sahingga mempengaruhi cara saya menyikapi persoalan-persoalan hidup. Di kuliahan ini saya lebih bisa mengatur emosi sehingga kalo-kalo ada kejadian yang ga mengenakan hati, saya ga langsung teperosok jatuh ke dalam lubang yang ujung-ujungnya pasti akan saya sesali. Saya lebih bisa mengatur pikiran-pikiran ini yang saya tahu bahwa dari sinilah takdir itu bisa terjadi. Melalui mekanisme penggencatan lintasan pikiran yang berbau negatif untuk kemudian saya biarkan pikiran positif saja yang bercokol di benak ini, saya mendapatkan keuntungan berupa kebiasaan berpikir positif yang memang harus memenuhi hari-hari kita setiap harinya. Di kuliah ini saya juga hampir selalu menyempatkan diri untuk berolahraga sekitar 15 menit di pagi hari. Saya mulai berlatih olah pernafasan yang memang sangat penting untuk menyangga kekuatan body kita disamping tentunya makanan dan minuman. Saya juga selalu berusah keras untuk bisa menikmati segala hal yang saya lakukan. Dan mungkin yang membuat saya bisa jauh lebih tenang, lebih percaya diri, yakin dengan masa depan, adalah kegiatan saya yang satu ini, MENULIS. Alhamdulillah puji syukur saya ucapkan pada Allah SWT karena saya seperti menemukan diri saya di dunia tulis menulis ini. Teman, 3 bulan yang lalu, sebelum saya berlatih menulis, saya ini adalah orang yang gampang terombang ambing oleh arus yang dihempaskan oleh orang lain. Saya ini mirip sampah yang bisa kemana saja dibawa hanyut oleh sang air. Saya ini orang yang gampang sekali telonjak ketika melihat orang lain ada yang berprestasi lebih dibanding saya di bidang prestasi apapun. Mungkin itu juga menjadi salah satu penyebab kegagalan saya untuk bersahabat dengan kenyenyakan tidur. Namun melalui kegiatan yang satu ini saya seperti mendapatkan tempat berlabuh. Menulis ini seolah ibu yang telah saya cari sekian tahun lamanya. Menulis ini ibarat satu sisi mata koin yang sebenarnya dekat, namun sulit untuk saya temukan. Dan ketika saya temukan, jadilah kami pasang sejoli kemanapun kami pergi. Initinya adalah melalui menulis ini saya menjadi semakin optimis memandang kehidupan. Dan saya sudah jarang terpengaruh oleh arus yang dihempaskan orang lain.

Mungkin hal-hal itulah yang membuat saya mudah untuk tidur kapanpun dan dimanapun saya inginkan.

Pertanyaannya adalah: Bagaimana dengan kawanku sekalian. Apakah tidur kawanku bisa nyenyak senyenyak tidurnya orang pingsan? Atau malah kawanku kesulitan untuk tidur? Jika kawan kesulitan untuk tidur, janganlah berlari pada obat-obatan yang saya yakini akan menimbulkan efek yang tidak baik bagi diri kita. Maka saran saya adalah, berlarilah pada hal-hal yang membuat diri kita ini menjadi tenang semisal: melakukan hobi-hobi yang kita senangi, berlatih olah pernafasan, shalat, puasa, banyak baca Qur’an, banyak baca buku tentang kiat-kiat hidup bahagia, jangan marah-marah melulu, kurangi jumlah rokok yang dihisap secara berkala pabila kawanku seorang perokok berat, jaga langit-langit pikiran agar tetap ber-positive thinking selalu. Kurangi waktu menonton televisi, berolahraga, perhatikan pula pola makan, de el el. Kawan, saya yakin pabila hal-hal ini benar-benar dilakukan, kita akan merasakan adanya perbedaan yang ujung-ujungnya menambah kebahagiaan bagi kehidupan kita dan sebagai efek sampingnya adalah kita dapat TIDUR DENGAN NYENYAK. Semoga selalu bisa seperti itu. Amin

11 Responses to "Tidur Nyenyak"

keren banget……………………….,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,……………………,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,./,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,..

keren apanya nih dewa?
tapi btw, makasih tuk pujiannya!!
hmmm

____________cc tuh……

hehe
maksudnya apa ya??

kucingnya keren …😀

ada kok di google

nais stori gan!!

Potonya lucu buanget

Potonya lucu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 519,656 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di:

%d bloggers like this: