MENULIS SEUMUR HIDUP

Kajian di SALAM UI

Posted on: October 8, 2009

Selasa, 6 Oktober 2009

Karena saya cuma ikut di pertengahan aja, jadinya hanya separo yang saya dapatkan. Tapi tidak mengurangi rasa hormat saya pada anda semua. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

  • Jadilah pemain, jangan jadi kritikus. Kritikus selamanya ga akan besar, ia selamanya akan di pinggir. Tapi jadilah pemain dan penggerak
  • Ga ada gunanya pinter. Percuma kalo ga diterima oleh masyarakat. Ga akan pernah sukses
  • Penampilan yang menarik sangat diperlukan dalam mendukung kesuksesan dakwah kita
  • Untuk ahwat-ahwat Indonesia, pakailah pakaian muslimah Eropa. Karena manusia-manusia Indonesia lebih menerima pakaian model Eropa ketimbang pakaian model Timur
  • Biasanya ikhwah-ikhwah yang pinter dan banyak ilmunya ga terlalu peduli dengan penampilan atau keharuman tubuh. Tapi ga semua. Kan biasanya
  • Yang dimaksud ga boleh pake wangi-wangian bagi ahwat itu adalah kalo wangi-wangian itu bisa memancing nafsu pada lelaki
  • Keren itu mendatangkan simpati. Lihatlah rasul dan artis-artis. Bukankah artis itu banyak yang ngikutin. Tapi jangan ditiru kebiasaan-kebiasaannya lho
  • Kita masih remaja, maka jadilah remaja. Jangan jadi tua dulu. Terutama dalam penampilan
  • Bagi orang awam, bisa jagi penampilan itu lebih penting daripada isi otak. Lihatlah itu kalo mereka pilih pasangan
  • Kalo kita nraktir orang-orang yang suka nongkrong-nongkrong di gan-gan, sekali dua kali kita udah dibilang bos
  • Baca buku BAGAIMANA MENYENTUH HATI by Abbas Assisy
  • Ikhlas itu ada 3 syarat: Hanya kepada Allah, Dengan ilmu, dan Sungguh-sungguh
  • Sifat alamiah manusia itu adalah cenderung suka dengan yang sama-sama. Tapi disini kita bukan untuk berbeda lantas menjadi eksklusif. Kita harus bisa berbaur pada mereka untuk bisa mewarnai komunitas itu dengan nilai-nilai yang baik
  • Kita boleh menatap wajah wanita dalam keadaan hajat yaitu: mengajar, jual beli, dakwah, de el el
  • Kenapa di tahun 80an Tarbiyah bisa sangat memukai sampai-sampai membuat banyak orang beralih ke Tarbiayah. Tapi yang terjadi sekarang justru sebaliknya, orang-orang malah cenderung menjauhi. Hal ini disebabkan karena tarbiyah saat itu masuk dengan muatan-muatan yang sangat dibutuhkan orang-orang pada saat itu. Sedang sekarang tarbiyah seperti hanya memberikan yang itu-itu saja. Mungkin orang-orang pada bosen kali yah
  • Penentuan tempat-tempat lq itu ga boleh diatur-atur. Beri kebebasan pada mad’u untuk menentukan dimana tempat lq yang membuat dia nyaman
  • Ust itu dalam proses ta’aruf, tidak boleh mengatur-atur tentang kriteria calon sang mad’u. Dia hanyak berhak memastikan tarbiyah calonnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 546,961 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di: