MENULIS SEUMUR HIDUP

Di Persimpangan Jalan

Posted on: October 24, 2009

Maka tibalah saatnya kerumitan itu terjadi lagi

Dahulu, setahun sudah kulalui

Merenung seorang diri setahun lamanya

Kutemukan kunci semangat dalam hidup

Yang selalu mengobarkan asa kehidupan ini

Jika dahulu itu adalah titik retak dalam hidupku

Maka sekarang aku dihadapkan pada suatu fase baru

Tahapan hidup yang sedikit banyak mengerti tentang diri ini

namun masih meraba-raba dalam gelap untuk mengetahui satu hal lain dalam hidupku

Masih, masih gelap perjalan ini

Leadershipkah aku

Ilmuwankah aku

Kedua-duanyakah aku

Atau bahkan tidak kedua-duanya (yang ini jangan sampai)

Tapi teman, aku masih tetap akan berjalan di atas rel kehidupan ini

Aku tidak akan pernah bosan dan jenuh untuk terus melangkah

Kan kupacu terus semangat ini

Selagi aku bisa melakukan empat hal ini: merenung, membaca, menulis dan mengajar

Maka harapku, doamu selalu menyertaiku sobat

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 519,816 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di:

%d bloggers like this: