MENULIS SEUMUR HIDUP

Baru Dapet Wejangan Dari Guru Spiritual

Posted on: October 30, 2009

beliau berkata, jadilah adik pekerja yang memiliki kualitas tingkat empat.

apa maksudnya nih?

begini, sang guru berceloteh bahwa ada empat tingkatan seorang pekerja.

dia ini:

tingkatan pertama adalah seorang pekerja keras. ini adalah pekerja dalam tingkatan pertama. tingkatan terendah. kenapa? karena kebanyakan orang bisa bekerja keras. lihatlah itu orang-orang yang bekerja sebagai (maaf) kuli bangunan. mereka banting tulang ampe jungkir balik dari gelap ketemu gelap lagi. bagaiman kualitasnya?

lalu naik satu tingkat ke pekerja tingkat dua yaitu pekerja tuntas. ini jelas lebih baik dari tingkatan yang pertama. mereka, pekerja tingkat ke dua ini, tidak hanya bekerja keras namun mereka menuntaskan pekerjaannya hingga akhir. jadi mereka telah mengamalkan ajaran Allah tentang ayat yang mengatakan “kerjakanlah dulu satu pekerjaan. selesaikan. jika sudah selesai, baru boleh beralih ke pekerjaan yang lain”.

sekarang kita masuk pada pekerja tingkat ke tiga yang jelas lebih baik yaitu pekerja cerdas. jelas dong lebih baik. mereka tidak hanya sekedar kerja keras dan tuntas yang mungkin hasilnya kurang baik atau mungkin hasilnya membutuhkan pengorbanan tenaga, pikiran dan waktu yang tidak sedikit. nah, pekerja tingkat ke tiga inilah yang bisa menyelesaikan permasalahan itu. hasil meleka jauh lebih baik. jauh lebih baik karena menggunakan segenap daya kreativitas.

lalu apa dong tipe pekerja ke empat. pekerja yang terbaik itu. ia adalah tipe pekerja ikhlas. ya to

betapa tidak, orang yang ikhlas ini bisa bekerja tanpa ada pengaruh orang lain di dalamnya. mereka bekerja atas dasar desakan hati untuk bisa mencintai sekaligus mengerjakan sebaik-baiknya apa yang sedang dikerjakannya itu. motivasi terkuat mereka untuk bekerja adalah karena ada Allah di sampingnya. buka karena orang lain. mereka takut terjebak dalam perangkap ria tentunya. jadi, inilah tingkatan tertinggi bagi seorang pekerja. yaitu apabila ia telah mampu mengerjakan sesuatu tanpa tendensi dari pihak luar. ia akan tetap bekerja dan bekerja memberikan yang terbaik bagi dirinya dan lingkungannya.

itulah sekelumit hikmah yang saya dapat dari guru spiritual saya.

mau tau siapa guru spiritual saya?

ikuti selalu kisahnya di tulisan-tulisan saya selanjutnya

Nb: jangan lupa untuk memberikan koment-koment terbaik kawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 520,163 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di:

%d bloggers like this: