Nur Ali Muchtar

Kaget Denger Cerita Teman Tentang Anak Fasilkom UI

Posted on: November 23, 2009

kawan, saya ingin berbagi cerita sedikit mengenai anak FASILKOM UI yang diceritakan oleh teman saya kemarin. mulanya saya sedang ngenetz di mushllah Izzatul Islam. nah kebetulan di samping saya ada teman saya yang anak Farmasi UI. dia lagi belajar buat jian besok (berarti hari ini). saya ga tau kali si teman ini ternyata menyukai TI juga.

entah gimana tiba-tiba percakapan kami beralih ke dunia virtual. saya ga nyangka bahwa ternyata, pengetahuan dia about dunia online ini juga lumayan. terus terang saya akui bahwa pengetahuan saya masih kalah saat ini. saya berpikir, dia anak farmasi yang jelas hampir ga ada hubungannya dengan dunia TI. kerjaannya kan ngercik-racik obat gitu. sedang saya, saya adalah anak matematika UI yang sebenarnya, dalam keseharian belajar saya, sering bersentuhan dengan sesuatu yang berhubungan dengan komputer. nah disini saya bergumam, “masak saya kalah dengan anak farmasi dalam hal pengetahuan TI nya”.

gimana menurut anda, masuk akalkah gumaman saya itu?

mulanya di bercerita mengenai pengetahuan-pengetahuan dia tentang TI. lalu merembet kepada cerita tentang temannya yang dahsyat nauzubillah. temannya ini adalah anak FASILKOM UI yang ternyata teman satu sekolahnya sewaktu SMA. dari temannya inilah sohib saya yang dari farmasi itu mendapatkan banyak pelajaran mengenai dunia TI. dari diskusi-diskusi yang memang sering mereka lakukan tiap minggu (kumpul pekanan).

dalam hati saya, “ooooo”. “lantas apa hebatnya orang itu?”, tanya saya tak sabar

sohib saya mulai melanjutkan:

di menceritakan bahwa temannya itu baru saya mewakili indonesia dalam ajang perlombaan alat peraga di MESIR belum lama ini. meskipun katanya belum beruntung. lantas teman saya ini juga menceritakan kehebatan “makhluk” yang satu itu. sewaktu SMA kelas dua, dialah peraih perak dalam olimpide cabang matematika. lalu, pas kelas tiga, dia beralih minat pada komputer. dan hasilnya, dia memperoleh perak pula untuk cabang komputer.

“busyet dah”, gumam saya

tidak hanya itu, masih ada lagi yang lain. di SMAnya itu dia merupakan salah satu murid yang bersinar bak bintang di angkasa. dia digdaya di sekolahnya. padahal, sekolahnya adalah salah satu sekolah unggulan di depok sana.

dan yang terakhir, yang membuat saya diam tak berkata-kata adalah kenyataan bahwa dia juga sang Hafidz (hafal 30 juz qur’an) di saat usianya mungkin belum genap 20 tahun.

lahawla wala quwwata ilabillah

Advertisements
Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 561,893 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di: