MENULIS SEUMUR HIDUP

Belajar Nulis Malam Hari

Posted on: December 11, 2009

bismillah. tulisan ini saya tulis di malam hari (tepatnya pagi hari pukul 02.30). kenapa saya bilang belajar nulis malam hari. ya, begini kawan. sebenarnya, waktu produktif saya untuk menulis itu adalah pagi hari. sekitar pukul 6 pagi ampe sekitar pukul 12 siang. kalo malemnya saya tidur cukup dan ba’da shalat subuh (pukul 4.30) saya awali dengan sedikit merenung, maka saya akan sangat produktif sekali menghasilkan tulisan di pagi hari itu. tapi sayangnya kawan, kalo pagi hari saya harus kuliah. maka disinilah kendala saya untuk bisa menulis di pagi hari. lambat laun semakin kesini, kehidupan makin menuntut saya untuk bisa menulis di malam hari juga. maka jadilah tulisan ini. tulisan yang sedikit saya “paksakan” untuk jadi. tujuannya ya satu. agar bisa menulis di malam hari.

saya yakin kok kalo saya mulai membiasakan untuk menulis di malam hari, lambat laun juga saya akan bisa menulis layaknya ketika saya menulis di pagi hari.

kalo ada yang iseng-iseng baca tulisan ini trus ga ngerti ketika ngebaca, jangan salahkan saya ya tapi salahkan sang malam. hehe

6 Responses to "Belajar Nulis Malam Hari"

Pukul 02.30 itu sudah bukan malam lagi, tapi dini hari alias udah masuk pagi, he2…😀

Ini cuman sensasinya aja ko’. Menulis pada jam berapapun sebenarnya adalah sama. Bedanya, kita merasa fresh pada pagi hari; sementara kita agak loyo di malam hari.

yuph, benar
tapi saya tidak terbiasa untuk menulis pada pukul segitu. jadi, agak kurang “asyik” aja kalo nulis-nulis jam segitu. mudah-mudahan kedepannya bisa terbiasa.
btw, makasih dah berkunjung en memberi komentnya lagi.
senang sekali rasanya.
hmmmmm

@david yang disana
yuph, itulah yang saya rasakan. mungkin karena pagi hari itu otak kita masih fresh-freshnya (karena baru bangun tidur), jadinya kalo nulis di pagi hari itu jauh lebih enak ketimbang malam hari.
tapi mas david, apa toh kita bisa memaksakan untuk menulis sedang kalo setiap malam “batre” kita itu udah tinggal beberapa wat saja?
apa kita (dalam hal ini saya) bisa menghasilkan tulisan yang paling tidak sama kualitasnya dengan tulisan-tulisan saya di pagi hari?
btw, makasih udah berkunjung en memberikan komentar

Tips yang bagus adalah begini:
Tulis apa aja di malam hari. Boleh kumpulan ide atau sekedar oret-oretan. Lalu simpan sebagai draf. Usahakan jangan sampai kehabisan baterai. Makanya tulis dengan cepat lalu tutup dan biarkan tulisan tersebut tersimpan di piranti kamu (baik HP maupun PC).

Tidur.

Esok pagi, saat bangun tidur, kunjungi tulisan oret-oretan itu. Lihat kembali ide yang uda dicatat. Rangkai ide atau coretan yang disimpan tadi menjadi sebuah posting yang bagus buat blog kamu.

Selamat menulis!

wawwwhhh
saran bagus
btw, makasih nih dah ngasih masukan berharganya. semoga bisa langsung dipraktekan
hmmmmm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 520,123 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di:

%d bloggers like this: