Nur Ali Muchtar

Kisah Seorang Anak Manusia

Posted on: February 2, 2010

rintik hujan di sore hari

kembali merekam sebuah peristiwa

ada anak manusia bernama fulan

yang tak pernah sadar akan kekhilafan

biarlah ia

biar tau rasa ia

karena takdir telah memutuskan kekalahan dirinya

ulah kebodohannya itu

masih adakah kesempatan kedua bagi sang fulan yang malang itu?

hoooooo, jelas ada asal ia benar-benar ingin bertobat dengan sebenar-benarnya

“maka tunggu apa lagi kawan

umurmu masih muda

badanmu masih kokoh tegap

kulitmu belum keriput

engkau tidak perlu menunggu untuk kalah yang ke-dua kalinya

cukuplah itu sekali saja

ambil banyak-banyak pelajaran dari sana

masa engkau tidak bisa menyerap sari pati kehidupan dari sana

menangislah dengan kesungguhan

kemudian kuatkan tekadmu untuk berubah dan mengubah semuanya

tidak pernah ada kata terlambat dalam kamus kehidupan ini

so, tunggu apa lagi

yuk bangkit”

Advertisements

2 Responses to "Kisah Seorang Anak Manusia"

selalu ada kesempatan kedua untuk orang yang ingin bertaubat, karena pintu taubat-Nya selalu terbuka hingga maut menjemputnya

yuph, pintu taubat masih terbuka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 554,454 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di: