MENULIS SEUMUR HIDUP

Ilmu Yang Harus Dikuasai Oleh Seorang Negarawan Ulung

Posted on: July 3, 2010

Beberapa hari yang lalu, saya mengikuti seminar yang diadakan oleh SALAM UI. Salam UI ini adalah lembaga dakwah kampus yang ada di UI. Tema seminarnya: Uang, Kekuasaan dan Politik dalam Islam dengan pembicara Anis Matta. Anis Matta ini merupakan wakil ketua DPR RI sekaligus sekjen (Sekertaris Jenderal) PKS sekarang. Terus terang, saya sangat ngefans sekali dengan orang yang satu ini. Menurut saya, beliau adalah salah seorang pemimpin bangsa ini yang paling potensial. Saya banyak sekali terpengaruh dengan narasi-narasi yang beliau tawarkan. Hampir semua bukunya sangat-sangat saya gemari. Ide-idenya benar-benar brilian.

Banyak sekali wacana-wacana baru yang saya dapatkan di dalam seminar ini. Dan salah satu yang paling membuat saya melonjak kegairahan adalah saat beliau menyinggung masalah ilmu yang harus dikuasai oleh seorang negarawan (katakanlah seorang presiden) ulung. Yaitu: geografi, sejarah dan sastra. Ilmu-ilmu yang lainnya tidak pokok. Pasti banyak diantara kita yang tidak menyangka. Termasuk juga kebanyakan peserta seminar yang hadir di sana pada saat itu. Terlihat dari suara gaduh menyatakan keheranan. Kok bisa yah? Memang ini versi beliau. Tapi, tentunya, saya yakin beliau tidak main asal sebut menyebut. Yang saya ketahui bahwa pak Anis ini adalah tipe orang yang ketika mengeluarkan sebuah wacana, maka wacana itu keluar setelah melalui proses perenungan yang panjang. Bahkan beliau akan memikirkan seribu kritik terhadap segala statement yang keluar dari untaian mulutnya.

Terlepas dari polemik kok bisa sih ilmu-ilmu itu yang menjadi hal pokok, baiknya kita bahas sedikit sesuai dengan apa yang saya pahami. Memang ketika membicarakan hal ini, Anis Matta tidak menjelaskan panjang lebar. Menurut beliau, guna dari menguasai geografi adalah kemampuan untuk membaca ruang (kemampuan spasial). Seorang negarawan harus menguasai ilmu geografi agar bisa memetakan secara tepat permasalahan-permasalahan yang ada. Jadi disini kecerdasan spasial (ruang) yang ditekankan. Adapun sejarah, berguna untuk kemampuan berpikir sequensial (kerunutan). Seorang negarawan harus mampu mengraikan secara runut setiap permasalahan yang ada. Tidak asal cuap tanpa landasan. Itulah yang ingin didapatkan dari ilmu sejarah. Sedang sastra, ia berguna karena dalam sastra ini, kemampuan naratif terkembang. Naratif ini adalah kemampuan untuk menyampaikan gagasan yang ada di dalam dirinya kepada orang lain. Termasuk di dalamnya seni berbicara dan menulis. Obama jago dalam hal ini. Atau presiden kita, pak SBY yang juga jago dalam menyampaikan pesan-pesannya pada khalayak.

Itu sedikit yang saya ketahui. Di rumah saya mulai merenungkan hal ini. Dan saya boleh juga mengatakan bahwa kemampuan spasial (ruang) dan sequensial (kerunutan) ini bisa didapatkan dari belajar matematika. Tapi tentunya matematika tingkat tinggi (matematika di perguruan tinggi bukan di SMA). Semisal contoh geometri dan topologi. Menurut pengalaman saya, kedua ilmu ini sangat-sangat membutuhkan kemampuan spasial (ruang) ketika mempelajarinya. Kita harus mampu membayangkan suatu objek dalam suatu ruang. Dan adapun untuk kemampuan sequensial (runut), menurut saya semua subjek dalam matematika mengajarkan kita untuk berpikir secara runut. Logis (masuk akal). Maksudnya, untuk menghasilkan suatu jawaban yang benar, kita tidak bisa dengan asal tebak. Ia membutuhkan urutan-urutan yang benar dalam prosesnya. Jika a maka b. Jika b maka c. Jika c maka d. Dan seterusnya. Yang begini  ini, matematika banget.

Sampai disini, saya mulai berpikir bahwa orang yang backgroundnya matematika, juga sangat berpotensi untuk menjadi seorang negarawan yang ulung. Karena lulusan matematika, haruslah memiliki kemampuan spasial dan sequensial. Dan menurut Anis Matta, dua kecerdasan inilah yang penting bagi seorang negarawan. Sisanya, lulusan matematika harus menambah kemampuannya dalam sastra. Untuk hal ini, Einstein, Karl Weirstras dan Sofia Kovalevskaya pernah berkata: “It is true that a mathematician who is not also something of a poet will never be a perfect a mathematician.” Yaitu bahwa setiap matematikawan, tidak bisa bisa dikatakan matematikawan kalau dia tidak bersastra. Bukankah hubungan antara sastra dengan matematika itu sangat dekat? Untuk bisa menikmati matematika, bukankah kita memerlukan juga hati dan perasaan? Sama toh dengan sastra?

Mungkin saya sedang mengada-ada disini. Tapi begitulah orang matematika: bahwa ia memiliki kemampuan berpikir yang lebih dalam hal kelogisan, kesistematisan, penalaran, keterurutan, kekritisan, kekreatifan, dan lain-lainnya. Inilah kelebihan orang matematik dibandingkan dengan yang lain. Tiba-tiba saya merasa beruntung belajar matematika. Bagaimana dengan anda?

Tags:

13 Responses to "Ilmu Yang Harus Dikuasai Oleh Seorang Negarawan Ulung"

😉 Saya rasa semua lulusan apapun pantas menjadi negarawan. Tinggal gimana cara masing2 individu menggunakan ilmunya itu.🙂

Fisika juga sastra bro,,

kalo lulusan ekonomi gimana

bener”!
semuanya pantas kok jadi negarawan. Terutama lulusan STAN. Hehehe

eh farmasi itu campuran matematika, fisika, biologi, manajemen,,lhoo. gmana tuh/?🙂

ada benarnya juga sih yang dikatakan anis matta itu…tapi kok memang pelajaran-pelajaran yang gak aku kuasai ya…pantes aja gak jadi negarawan…mau tak pelajari dulu ah kalo gitu…siapa tahu besok jadi negarawan

beberapa syarat memang sangat diperlukan untuk menjadi seorang negaarawan.
Memangbenar apa yang disampaikan ust Anis Matta

Artikel yang menarik sekali, semoga sukses selalu dan saya tunggu kunjungannya di blog saya..thx,slm kenal

Saya kuliah di Fisika. Tapi gandrung sastra. Sayangnya tidak tertarik Geografi dan sejarah😦

cari inspirasi baru, siapa tahu jadi negarawan. berarti butuh sejarah, geografi dan sastra….

I cannot believe this is true!

semua org d muka bumi ini,,,, adalah kholifah,,, jd
semua org pasti bisa. jd negarawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 519,656 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di:

%d bloggers like this: