MENULIS SEUMUR HIDUP

Alternatif Olahraga Di Sekitar UI

Posted on: January 24, 2011

Saya mau coba sharing buat rekan-rekan yang kebetulan tinggal di sekitar UI, baik itu pelajar/mahasiswa/pekerja yang kebetulan ngekos ataupun penduduk asli di sekitar UI untuk alternatif tempat olahraga di sekitar sini. Saya mau coba berbagi buat rekan-rekan yang kebetulan hobi olahraga atau hanya sekedar olahraga agar badan bisa tetep sehat dan bugar. Saya coba sharing untuk tempat-tempat olahraga yang biasa saya gunakan untuk menyalurkan hobi olahraga saya. Mungkin memang tidak banyak tempat yang bisa saya sharing di sini karena tidak semua tempat olahraga yang ada di depok sini (sekitar UI) pernah saya coba. Jadi ini berdasarkan apa yang pernah saya lakukan saja.

Untuk yang paling murah adalah lari. Saya biasanya lari di sekitar UI. Kadang saya keliling UI lingkar dalam. Jalurnya adalah trek bikun (bis kuning) mulai dari: stadion UI – PNJ (Politeknik Negeri Jakarta) – FMIPA UI – FKM UI – Halte Balairung UI – FH UI – Psikologi UI – FISIP UI – FIB UI – FE UI – FT UI hingga kembali ke stadion UI. Ini trek untuk lingkar dalam UI. Jaraknya kira-kira 3-4 km. Satu kali putaran biasanya bisa ditempuh dalam waktu sekitar 20 menitan. Catatan waktu terbaik saya adalah 20 menit 11 detik. Mungkin suatu saat saya akan memecahkan rekor saya ini atas nama pribadi.

Alternatif yang lain, untuk lari, tetap di dalam kampus UI. Kalo misalkan males keliling UI karena lumayan jauh jaraknya, rekan-rekan bisa berlari di depan rektorat UI. Hampir tiap pagi dan sore –apalagi hari Minggu- orang-orang banyak berlari mengelilingi taman kecil berbentuk lingkaran yang letaknya tepat di depan rektorat UI. Kita bisa thawaf di sana sambil memandangi keasrian pemandangan kampus UI. Danau UI, balairung UI, gedung rektorat, lapangan rotunda dan gedung FKM UI berpadu dengan pohon-pohon besar nan rindang pastinya menambah kesegaran setiap kita berlari. Apalagi sekarang sudah ada pohon raksasa Baobab (Ki Tambleg) yang habitat asalnya di Afrika sana. Ada sekitar 3 pohon di sekitar rektorat ini dari sekitar 7 pohon yang di tanam di sekitar UI. Konon, usia “Pohon Kehidupan” yang dipindahkan ke kawasan UI ini berusia hingga 100-240 tahun dengan diameternya yang mencapai 7-20 meter dan memiliki bobot 10-17 ton. Ckckckck. Jadi, asik kan berlari di sekitar sini.

pohon baobab di ui. sumber gambar1: sini

pohon baobab di ui. sumber gambar2: sini

Yang ke-dua adalah untuk olahraga basket. Saya bisanya main basket di lapangan PNJ (Politeknik Negeri Jakarta). Biasanya saya maen kalo gak pagi atau sore. Tapi lebih sering sore. Sore jauh lebih banyak orang yang maen. Ada yang maen basket, ada juga yang maen bola. Lapangannya ada lumayan banyak. Ada juga lapangan tenis dan hockey, tapi saya belum pernah maen keduanya.

Sebenernya, bisa juga kalo mao maen basket di lapangan tiap-tiap fakultas. Tapi kalo sore, biasanya dimaenin mahasiswa dari fakultas tersebut. Kalo lagi di kampus, saya maen basket di lapangan fakultas tempat saya kuliah, FMIPA UI. Lapangannya bisa untuk maen basket, futsal ataupun voli.

Di depok ini –khususnya di sekitar UI- saya jarang melihat ada lapangan basket. Satu hal yang sungguh di sayangkan sebenarnya mengingat dari ketersediaan lapangan inilah minat masyarakat akan tumbuh. Mungkin bisa jadi masukan untuk walikota depok agar bisa lebih banyak menyediakan lapangan basket khususnya. Sediakan saja di kelurahan-kelurahan atau di kecamatan-kecamatan. Masukan juga untuk setiap sekolah tingkat SLTP dan SLTA agar bisa juga menyediakan lapangan basket dan lapangan lainnya jika memungkinkan.

Yang ke-tiga adalah bersepeda. Sebenarnya saya tidak punya sepeda. Tapi jika saya ingin bersepeda, biasanya saya akan bersepeda di lingkungan UI dengan sepeda milik UI. Alhamdulillah saya kuliah di kampus yang mendukung program “green campus”. Dalam rangka medukung program ini, seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, yaitu menanam “Pohon Kehidupan”, UI juga menyediakan jalur sepeda (trail) di sekeliling UI yang menghubungkan antar fakultas. Sepedanya-pun (sepeda kuning UI) disediakan cukup banyak. Yang bisa menggunakannya adalah seluruh civitas academica UI. Hanya dengan menunjukkan KTM (Kartu Tanda Mahasiswa), kita telah bisa meminjam sepeda dan siap meluncur mengelilingi UI.

sepeda kuning ui. sumber gambar: sini

Lebih enak lagi memang jika kita punya sepeda pribadi. Saya membayangkan jika saya punya sepeda sendiri, maka saya akan sering berkeliaran di sepanjang trail sepeda UI itu.

Untuk olahraga yang ke-empat adalah futsal. Wah, udah gak kebayang dah kalo mau maen futsal (bola). Di sini, ada lumayan banyak lapangan baik yang geratis atupun yang berbayar (biasanya lapangan futsal indoor). Seperti yang saya sebutkan di atas, rekan-rekan bisa main di lapangan PNJ atau lapangan masing-masing fakultas. Dulu, awal-awal saya kuliah, sekitar tahun 2006/2007, hampir semua lingkungan UI yang ada lapangannya bisa digunakan untuk bermain bola. Tapi belakangan ini sudah tidak boleh. Entah alasannya apa. Saya tidak tahu.

Untuk lapangan futsal sendiri, saya biasa maen di tempat-tempat berikut: Yang paling sering adalah maen di lapangan futsal “OASE”. Letaknya tepat di samping UI. Alamatnya di kukusan kelurahan dimana di sini banyak sekali tempat kost-kost-an mahasiswa. Baik anak-anak UI maupun PNJ. Ada juga anak-anak ISTN, Guna Darma dan Universitas Pancasila (UP). Harga sewa lapangan di tempat ini adalah 170rb /jamnya. Lapangannya hanya ada satu buah. Namun sintetis. Lumayan mahal memang.

Jika tidak bermain di sana, biasanya saya bersama temen-temen maen di “Brumbun”. Letaknya agak masuk ke dalam. Lapangan futsal ini jauh lebih murah. Tapi alasnya bukan sintetis namun peluran. Atau enggak saya bermain di lapangan “Ceria”. Letaknya di sebuh komplek perumahan di daerah sawangan yang bernama “Ceria”. Memang agak sedikit jauh kalo dari UI. Harus dengan motor untuk ke sana. Namun di sana ada banyak lapangannya.

Ada juga lapangan futsal di sekitar kelapa dua, cimanggis depok. Ini dekat dengan Universitas Gunadarma. Saya belum pernah main di sana. Jadi berdasarkan penuturan teman saja. Yang terakhir saya mencoba lapangan yang letaknya tepat di pinggir jalan Margonda Raya (seberang Pesona Khayangan). Kalo gak salah nama lapangannya V-Futsal. Kalo yang di sini, lapangannya ada lumayan banyak. Harganya bervariasi sesuai alas lapangan. Ada yang alasnya hanya peluran. Sewanya sekitar 130rb/jam. Sintetis 150rb/jam. Dan yang paling mahal adalah alas karet 160rb/jam. Ada juga mini soccernya. Yitu sepak bola beneran namun hanya dimainkan untuk maksimal 8 orang.

Kalo untuk berenang, biasanya saya renang di kolam renang Hotel Bumi Wiyata. Letaknya di pinggir jalan Margonda Raya. Tanya ke sopir angkot di depok, pasti mereka tau. Biasanya saya bareng temen-temen kost-an jadi member. Untuk jadi member, kita harus bayar 425rb untuk empat orang untuk selama satu bulan. Kalo daftar sendiri, kenanya lebih mahal, yaitu 175rb. Jika jadi member, kita bisa renang sepuasnya setiap hari plus bisa fitnes juga sepuasnya setiap hari. Untuk tempat fitnes yang lain, ada juga di Fakultas Teknik UI. Tapi saya gak tau berapa harganya. Saya belum pernah fitnes di tempat yang satu ini.

Trus kalo misalkan saya mao maen tenis meja, biasanya saya maen di departemen saya di Matematika FMIPA UI. Memang orang luar agak sulit untuk bisa maen di sini karena tempatnya ada di dalam gedung matematika. Biasanya di departemen-departemen lain juga disediakan meja untuk main tenis meja ini. Tapi buat rekan-rekan yang ingin maen dan gak punya meja, saran saya rekan-rekan buat sendiri mejanya dengan biaya patungan. Waktu itu saya pernah buat meja sendiri dengan dana sekitar 500rb. Alhamdulillah kita sudah bisa maen. Kan lebih puas kalo punya sendiri.

Untuk bermain bulu tangkis, biasanya saya maen di lapangan indoor … Letaknya di pondok cina. Dekat dengan stasiun pondok cina. Dekat juga dengan Jalan Margonda Raya. Pas di samping Universitas Gunadarma. Uang sewanya 20rb/jam. Silakan dicoba sendiri.

Semoga sedikit informasi ini bisa memberikan manfaat bagi rekan-rekan sekalian. Semoga dengan berolahraga, kita bisa punya tubuh yang sehat, lincah, bugar dan kuat. Karena di dalam tubuh yang sehat, terdapat pikiran yang juga sehat. InsyaAllah.

9 Responses to "Alternatif Olahraga Di Sekitar UI"

maen basketnya di PNJ setiap hari apa n jam berapa??
mau ikutan dong boleh ga??

enggak tiap hari juga om Kobe (Bryant). kadang sy futsalan, lari, renang, tenis meja, bilyard, dll.
tapi kl maen basket biasanya sore. sekarang kalo gak salah lagi ada kejuaraan di PNJ.

kalo sabtu minggu, pagi atau sore ada yg maen ga?? info dong..
udah lama ga basketan kangen, tp kl bukan anak UI boleh maen kan..

sabtu minggu sore biasanya ada. gapapa kali. gak harus anak ui. banyak juga yang maen yang bukan anak ui

Latihan bultang yook kak🙂 Hha

Ayoo kak, saya maba di univ gunadarma nih, pengen nyoba di lapang samping kampus, emang ada yaa?

untuk non-mahasiswa UI diterima ga nih kalo ikut lari pagi disana ?

Sekarang masih main badminton di pocin gak? Harga sewa lapangannya sekarang berapa ya? Makasih >< ada nomer kontak disana gak?

Thanks info lapangan futsalnya, buat update blog futsal ane😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 520,123 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di:

%d bloggers like this: