MENULIS SEUMUR HIDUP

Slogan Basi PSSI “Pembinaan Usia Dini”

Posted on: January 24, 2011

LKG U-14. sumber gambar: sini

Masih jelas terngiang pernyataan Nurdin Halid tentang: Pembinaan usia muda adalah yang terpenting dari kesemuanya dalam sepak bola. Buat saya, ini hanyalah sebuat pernyataan klise bagi seseorang yang masih tetap keukeh atas posisinya sebagai ke ketua umum disaat tuntutan mundur dari jabatannya itu kian merebak di seluruh pelosok tanah air. Bahkan ingin nambah untuk ke-3 kalinya. Doyan apa doyan? Pernyataan-pernyataan seperti itu hanya kata-kata manis penuh bualan agar setiap orang yang mendengar, juga mendukung segala kebijakannya. Sama seperti janji-janji manis yang sering dibualkan oleh PSSI dulu-dulu. Teranyar adalah janji memberikan 99 persen saham PT Liga Indonesia pada setiap klub yang berlaga di ISL dan divisi utama. Plus iming-iming 2 miliar untuk klub ISL dan 300 juta untuk klub divisi utama. Janji-janji aduhai seperti ini, hanyalah janji yang ditebar sang puang agar terpilih lagi memimpin pada periode 2011-2015. Bukan sudah jelas?

Jika memang PSSI benar-benar memperhatikan pembinaan usia muda, tak mungkin mereka “berpesta pora” pada Kongres II PSSI di sebuah hotel mewah di Bali. Sedang di sini, di jakarta ini, di lapangan kuningan itu, para pejuang cilik yang berlaga di Liga Kompas Gramedia U-14 berendam lumpur saat mengikuti babak play off LKG U-14. Sungguh sangat memprihatinkan melihat kondisi lapangan yang lebih cocok digunakan untuk tempat berendam keledai ketimbang digunakan untuk pertandingan sepak bola. Atau tempat untuk menanam jagung ketimbang digunakan untuk suatu turnamen sepak bola.

Lihatlah keluhan mantan pemain timnas, Ricky Jakobi yang kebetulan klubnya berlaga di sana: “Seharusnya PSSI lebih memperhatikan kondisi lapangan untuk usia muda. Bagaimana mungkin anak-anak ini bisa bermain bagus sedang kondisi lapangan yang seperti ini? Jika lapangan bagus, permainan juga akan lebih baik. Skill individu akan terlihat. Stok timnas masa depan siap dipetik”.

Bukankah sejak dulu PSSI hanya bisa menebar janji dan janji. Janji manis dengan bumbu klise penuh kemunafikan. Inilah dia mafia dalam sepak bola Indonesia. Sudah jelas terpampang dihadapan kita. Lantas, masihkah tinggal diam duhai gilbol-gilbol Indonesia? Revolusi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 543,813 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di:

%d bloggers like this: