MENULIS SEUMUR HIDUP

Kuatkah Rezim Nurdin Tetap Bertahan?

Posted on: February 26, 2011

Belakangan, berita-berita di media televisi kita banyak memberitakan demo-demo yang dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat pecinta sepak bola Indonesia. Hampir semua media televisi, memberitakan segala kebobrokan yang ada di tubuh PSSI. Tapi ada satu menurut saya media televisi yang tidak fair karena sama sekali tidak mewartakan aksi-aksi demo yang telah terjadi di hampir seluruh pelosok negeri ini. Padahal, kita semua tahu, stasiun televisi ini adalah salah satu stasiun yang memiliki fokus di bidang pemberitaan. Atau, kalaupun ada berita terkait PSSI yang di tampilkan, hanyalah sebatas berita-berita yang tidak mengecam PSSI. Buat gua, ini sungguh tidak fair. Sama seperti Dipo Alam yang mengatakan bahwa ada media televisi yang sering memberitakan kejelekan-kejelekan pemerintah. Buat gua, ada juga benarnya perkataan beliau. Meski tidak seluruhnya benar tentu.

Yang jadi pertanyaan adalah, mampukah Rezim Kerajaan Nurdin tetap eksis di jagat sepak bola Indonesia dengan tetap menguasai PSSI. Agaknya, hal ini sedikit sulit mengingat seluruh media-media televisi yang ada di Indonesia tak ada satupun yang pro pada Nurdin beserta kroni-kroninya di PSSI kecuali satu media yang saya maksud di atas. Kita semua tahu bahwa media televisi adalah salah satu media yang paling besar pengaruhnya terhadap pembentukan opini publik. Apalagi kalau kita lihat, jelas bahwa pemerintahpun anti terhadap Nurdin Cs. Hal itu bisa terlihat dari pidato-pidato pak Andi Mallarangeng selaku Menpora.

Maka selama seminggu belakangan ini, kita banyak melihat aksi-aksi yang merebak bak jamur di seluruh pelosok tanah air. Ini tentunya tak lepas peran dari media televisi. Tapi, menurut gua, jauh sebelum media televisi ini dengan gencar ikut-ikutan menghujat Nurdin Cs, pembentukan opini telah terbentuk pada media surat kabar dan juga media online. Dari sinilah berawal pembentukan opini publik. Maka dengan ditambah pemberitaan-pemberitaan yang ada di televisi, semakin gencarlah suara-suara yang menghendaki adanya Revolusi di tubuh PSSI terbentuk.

Jika sudah seperti ini, maka akan sangat sulit bagi Nurdin Cs untuk tetap bertahan. Gua pribadi orang yang mempercayai “People Power”. Kekuatan masyarakat. Inilah yang terjadi pada Tunisia dan Mesir beberapa waktu yang lalu. Bahkan negeri kita pun pernah mengalaminya. Presiden yang diktator serta otoriter yang telah memimpin puluhan tahunpun takluk di tangan “People Power” ini. Apalagi hanya sebatas kerajaan Nurdin Cs. Bisa. Gua yakin bisa digulingkan.

Maka gua pribadi menyerukan pada semua orang Indonesia yang mencintai sepak bola khususnya dan seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya untuk bersatu padu membulatkan tekad pada satu kata: Tolak Nurdin beserta kroni-kroninya di PSSI. Revolusi PSSI merupakan harga mati jika sepak bola Indonesia ingin keluar pada zona degradasi prestasi. Ayo semuanya, bersatulah para suporter yang ada di seluruh Indonesia. Inilah saat yang paling tepat untuk mencampakkan Para Kriminal sepak bola yang ada di PSSI.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 519,816 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di:

%d bloggers like this: