MENULIS SEUMUR HIDUP

Berubah Karena Lingkungan

Posted on: March 12, 2011

Sepenuhnya saya sependapat dengan teori seorang guru yang mengatakan bahwa jika ingin melihat seseorang itu seperti apa, maka lihatlah dengan siapa dia berteman. Lebih jauh, saya mempercayai bahwa seseorang itu sangat-sangat dipengaruhi oleh lingkungan tempat ia berada. Satu contoh yang simpel adalah: misalkan Anda tinggal di kost-kost-an A. Teman-teman Anda, yang paling sering bergaul dengan Anda, adalah teman-teman kost-an. Misalkan si fulan dan si fulan. Maka hampir bisa dipastikan bahwa keseharian Anda, sedikit banyak akan dipengaruhi oleh teman-teman dan lingkungan tempat Anda tinggal tersebut. Disana pasti ada hal-hal positif yang Anda dapatkan. Tak menutup pula kemungkinan Anda mendapatkan hal-hal negatif dari sana. Nah selanjutnya, jika Anda hendak merubah pola hidup (pola keseharian) yang sering Anda lakukan di lingkungan lama, cara termudahnya adalah Anda pindah kost-kost-an. Perpindahan tempat Anda tinggal ini hampir bisa dipastikan akan memberikan banyak sekali perubahan pola hidup Anda setiap harinya. Tentu Anda harus memilih tempat yang sama sekali berbeda dengan tempat Anda tinggal sebelumnya. Dari sini kebiasaan-kebiasaan baru Anda mulai terbentuk. Tak menutup kemungkinan pula Anda memperoleh hal-hal positi atau negatif. Maka semuanya kembali pada diri Anda. Jika lingkungan yang mulanya mempengaruhi Anda itu Anda respon dengan sikap positif, maka banyak hal positif yang akan Anda peroleh. Begitu juga sebaliknya.

Berkaitan dengan hal ini, saya sendiri telah mengalami cukup banyak perpindahan tempat tinggal. Tidak selamanya saya kuat mempengaruhi lingkungan tempat saya tinggal. Anda kalanya lingkungan tempat saya tinggal itu begitu kuat membuat saya menjadi malas untuk, katakanlah membaca Al-Qur’an. Tapi ketika saya pindah ke kost-an yang baru, maka gairah saya untuk membaca Al-Qur’an demikian besarnya. Atau contoh lainya: di kost-kost-an A Anda begitu bersemangatnya menonton setiap pertandingan sepak bola. Tapi ketika Anda pergi dari sana, gairah Anda menonton pertandingan sepak bola pun sedikit demi sedikit mulai redup. Inilah yang saya katakan lingkungan cukup kuat mempengaruhi kehidupan keseharian kita.

Mari kita berdoa pada Allah SWT agar Ia senantiasa menempatkan kita pada lingkungan yang bisa membuat kita menjadi pribadi terbaik di mata-Nya. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 520,163 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di:

%d bloggers like this: