MENULIS SEUMUR HIDUP

Memori Itu Mencuat Kembali

Posted on: April 20, 2011

Mengapa semua ini kembali berulang?
Saat aku telah bisa mengenyahkannya dari pikiranku
Mengapa wajahnya kembali terbayang?
Saat aku telah bisa melupakannya dari benakku
Mengapa ini terjadi lagi?
Padahal, hanya namanya saja yang kembali terdengar dalam telinga
Saat seorang kawan menyebutkan nama indahnya itu
Dan seketika, seolah memori ini kembali terbangun dari tidurnya yang panjang
Ia muncul kembali
Menebarkan teror indah dalam labirin jiwa ini

Aku pikir, aku telah bisa membuang jauh segala ingatan tentang dirinya
Yahh,,aku memang bisa melupakannya
Tapi ternyata hanya untuk sementara
Hanya untuk dua tahun lamanya
Lama kah itu?
Kukira, waktu dua tahun adalah waktu yang cukup untuk aku bisa melupakannya
Selama-lamanya
Nyatanya tidak

Zihhhh,,,
Mengapa pula aku harus mendengar suara seorang teman yang menyebut namanya
Dan mengapa pula selalu terbayang meski hanya satu patah kata dari namanya yang tersaruk telinga
Edan memang hati ini

Kalau sudah begini
Tak enak aku melakukan sesuatu
Mauku hanya melamun dan melamun
Sambil terus menerus menghela nafas untuk melawan bayang wajahnya yang ingin kuusir dari pikiran
Tapi, itulah anehnya
Bahwa semakin aku berusaha keras untuk membuangnya jauh dari pikiran
Semakin ia terus terbenam kuat dalam pikiran
Seolah ia adalah bidadari surga yang tertakdir untukku

Ah,,menulis ini pun wajahnya kembali terbayang
Mungkinkah karena pesona gaun panjangnya itu
Mungkinkah karena lancip hidungnya
Mungkinkah karena putih kulitnya
Mungkinkah karena kepintarannya
Mungkinkah karena pengalamannya
Mungkinkah karena suaranya
Mungkinkah karena tarbiahnya
Mungkinkah karena gigi bersihnya
Mungkinkah karena kehebatan keluarganya
Mungkinkah…mungkinkahhhhhhhh

Sungguh hati ini seperti teremas dalam sekat bayang dirimu, puteri surga

Terbayang suaramu
Bunga jantungku merekah
Terbayang wajahmu
Rambutku menguncup
Terbayang gaun panjangmu
Hatiku melunak
Terbayang kepintaranmu
Egoku merunduk
Terbayang suara indahmu
Memoriku terburai
Sungguhhhh,,,sungguh berat rasa jikalau harus menanggung derita pilu seperti ini

Inginku mendekat lewat sepotong sms
Tapi terasa berat bagiku untuk menggerakkan tangan
Melayangkan sms ke sebrang sana
Tapi jikalau terus seperti ini
Jujur aku menderita
Bolehkah aku sms sekali saja meski hanya menanyakan kabar?
Tapi aku takut cerita masa lalu kembali terulang
Lebih takut lagi aku akan perasaan galau dalam diriku yang timbul karena risih akan sms ku yang tak berbalas
Dan terlebih aku takut akan bayangan guruku yang mengajarkanku untuk memurnikan perjalananku meminang bidadari

Lantas bagaimana aku harus menghadapi ini semua:
Bayanganmu yang terus menguat dalam pikiranku, ketakutanku untuk menanyakan kabar dirimu, serta bayangan guruku yang terus mengawasiku lewat pesan-pesannya itu
Kalau begini caranya
Ingin rasanya cepat-cepat bisa lulus
Cepat-cepat kumpulin duit
Lantas kusunting dirimu ke pelaminan
Tapi itu tidak mudah
Aku harus membujuk keluargaku terlebih dahulu karena dua orang kakakku belum menikah
Dan tentunya, aku pun harus merelakan impianku untuk mengembara ke segala penjuru dunia selagi masa membujang, sirna
Atau
Bisakah seumpama kita tertakdir untuk bersatu
Kita tetap bisa menjelajahi seisi dunia ini?
Bisakah semisal kita dipertemukan dalam satu tali ikatan cinta yang sah
Lantas kita bisa meraih segala impian masing-masing

Sungguh pusing aku memikirkan ini semua
Tapi kepusingan ini berbeda dengan kepusingan jika didera masalah
Kepusingan yang satu ini demikian indah
Seolah ia dibalut dengan pelangi surga yang mengitari hati ini dan menaburkan serintik hujan dalam kesunyian jiwa
Demikian indah memesona
Inginku berlama-lama bermain dengannya
Semoga tak ada campur tangan setan di sana

Aku ingin yang terbaik bagi diriku
Maka aku berdoa pada Sang Penguasa Hati
Limpahkanlah karunia cintaMu pada diri yang sepi ini
Agar hari yang kulalui ditaburi pesona keabadian cinta
Engkaulah yang telah mengatur semuanya
Begitupula jika takdirku untuk dirinya
Dan takdirnya untuk diriku
Oh indahnya cinta,,,

2 Responses to "Memori Itu Mencuat Kembali"

Wah,,, kak Ali bisa galau juga yaa???
Mantap kak🙂
Suara hatinya hampir sama kyak saya nih,,, :p
Wish u all the best for your life kak😀

hmmm….
panjang juga curhatannya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 519,803 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di:

%d bloggers like this: