MENULIS SEUMUR HIDUP

Karena Aku Mencintaimu

Posted on: April 28, 2011

Karena aku mencintaimu, maka segala keinginanku adalah kebaikan. Karena hakikat cinta adalah memberi, maka segala yang bisa kuberi akan kupersembahkan padamu. Setulus hatiku, setulus cintaku. Jiwa, raga, tenaga dan emosi yang kumiliki dan menghiasi diriku, akan kupersembahkan juga padamu. Tapi untuk bisa memberi, aku harus memiliki. Apa yang bisa kuberi tanpa kumiliki? Oleh karenanya, cinta mengharuskan seseorang memiliki segudang potensi untuk memberi. Baik itu berupa pemikiran, psikologi, fisik, harta, perhatian dan kasih sayang, keberanian, kemaskulinan, ilmu, dan lain-lainnya. Maka jangan tanyakan aku sedang apa disini, kawan. Aku akan berkata: aku sedang berproses untuk meraih semuanya itu. Biar nanti bisa kuberi padamu. Biar engkau tumbuh. Tumbuh menjadi pohon rindang yang mampu meneduhi orang-orang di sekitarmu. Dan menaungi keluargamu dengan cahaya cinta surga.

Seorang pecinta sejati adalah seorang yang mampu memberi tanpa pamrih. Dengan jiwa yang dipenuhi keikhlasan, ia mampu memberi dalam diam dan sunyinya terus menerus secara kontinu tanpa pernah berhenti. Ia ibarat aliran air untuk ledeng. Jiwanya sangat vital bagi jiwa yang lain. Karena bisa jadi, jiwa yang lain itu sangat bergantung pada jiwanya. Maka aku ingin seperti itu kawan. Bisa memberi sebanyak-banyaknya seperti air pada ledeng. Memberi semua kebaikan padamu. Agar hari-hari kita dipenuhi dengan produktivitas hidup. Geliatnya mampu membangunkan gairah cinta untuk bersemi pada kejayaan.

Karena cinta adalah memberi, maka sejatinya cinta itu hanya dimiliki oleh orang-orang yang memiliki kepribadian kuat dan karakter yang kuat. Aku? Mungkin belum. Tapi sedang berproses kawan. Tentu tak mudah. Tapi tekadku sudah bulat. Aku mencintaimu, maka aku ingin memberi. Aku ingin memberi, maka aku akan memperbaiki sisi-sisi pedalamanku untuk menjadi lebih baik. Biar cinta menemukan konteksnya yang tepat di sana: saat pertumbuhan maksimum telah kudapatkan, dan aku bisa mempersembahkan seluruh yang bisa kuberikan padamu. Indah kawan, indah sekali para pecinta itu.

Tentu aku belajar menjadi seorang yang romantis. Kau pun pasti tahu bahwa lewat tulisan inipun aku sedang belajar menjadi seorang yang romantis. Tapi aku tak ingin hanya mampu merangkai kata biar engkau jatuh pada pangkuanku. Lebih jauh, aku ingin engkau tertarik justru karena gabungan semua kepribadianku, semua karakterku. Termasuk jiwa romantisku itu. Buat apalah kata-kata? Karena kata-kata hanya akan menjadi suntai kalimat yang tak memiliki daya ledak jika tak berbaur dengan kepribadian. Orang yang romantis hanya dengan kata-kata, meski kata-katanya itu melangit, ia hanya akan menjadi pecinta yang melankolik tanpa dibarengi dengan jiwa realisnya pada kenyataan hidup.

Kau tau kawan, tekadku sudah bulat: aku ingin memperbaiki diriku setiap detik setiap waktu. Biar aku bisa mencintaimu dengan cinta yang tertinggi: cinta sejati. Maka saat aku jauh disini dan engkau jauh disebrang sana, saat jiwa dan raga kita masih berpisah, untailah do’a atas nama cinta untukku, kawan. Karena do’amulah penyejuk bagi telaga jiwaku yang merindukan keabadian cinta. Semoga cintaku menjadi kenyataan. Amin.

13 Responses to "Karena Aku Mencintaimu"

huahhhh cool, saya suka dengan tulisannya, semoga berhasil dengan tekat bulatnya.. Salam..

Aduh berat amat temanya hari ini.😐

kira2 berapa beratnya ya sop?

alay lebay! haha

asal gak jadi alay aja kak. hehehe

Susahnya untuk mencintai setulus hati. Kebanyakan selalu ada maunya.. heheh.. salam kenal sobat😀

makanya harus mampu memberi

kalu udah jatuh cinta apapun yang terjadi diterjang semuanya…

waaahhh..kayanya temanku yang satu ini sdg falling in love yaa..😆
kageett aku sampee suasana blognya pun penuh dengan “cinta”..hehe:mrgreen:
*sambil celingak celinguk..
jadi ingat kata2 di buku KCB, “cinta sejati berorientasi ridho Illahi”..mdh2an kita bisa memaknai hakikat cinta seperti itu..amiinn🙂

amin green. mudah2 pesannya bisa diikuti. thx yach…

Aku merasakan hal yang sama cinta itu bagaikan dua hati sudah dipertemukan dengan belah jiwa dan raga oleh karena itu rasa cinta yg sedang menbara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 519,656 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di:

%d bloggers like this: