MENULIS SEUMUR HIDUP

Misi Setelah Skripsi

Posted on: May 22, 2011

Alhamdulillah, akhirnya setelah bergelut selama kurang lebih satu tahun dengan makhluk yang bernama skripsi, saya bisa menuntaskannya kemarin (19 Mei 2011). Saya telah melewati bagian puncak dari gunung skripsi yaitu kolokium (seminar skripsi). Kolo ini adalah fase terakhir dari semua rangkaian “acara” yang berhubungan dengan skripsi. Memang masih ada sidang sarjana, tapi, seperti kebanyakan teman saya bilang: “Kalo udah bisa lewatin kolo, hati sudah bisa tenang. Setidaknya 80% kita telah lulus”. Dan sidang sarjana itu tidak berhubungan dengan skripsi. Sidang sarjana berkaitan dengan mata pelajaran. Di matematika UI, sidang sarjana melibatkan dua mata pelajaran yang akan diujikan. Nah saya tinggal sidang sarjana ini.

Memang senang rasanya bisa menuntaskan misi penyelamatan kehidupan saya di kampus. Tapi saya tidak ingin terlalaru larut dalam euforia atas keberhasilan saya melewati rintangan sedahsyat skripsi. Saya malah jadi lebih terfokus pada pencapaian lain di luar skripsi. Ada target yang jauh lebih membuat saya bergairah ketimbang mengerjakan skripsi. (Emang dari kapan ya saya bergairah belajar matematika? Rasa-rasanya, hampir selama lima tahun, saya tidak merasakan adanya gairah yang meledak bak sebuah bom saat belajar matematika. Mungkin ini yang disebut: bukan bidang saya). Maka ketika saya menyelesaikan kolo saya kemarin, dan pada saat yang bersamaan banyak teman-teman dan junior-junior yang memberikan ucapan selamat pada saya, saya tidak terlalu exited. Saya tetap mengucapkan terima kasih pada mereka semua atas bantuan dukungan dan doanya. Tapi ada hal yang membuat saya terus memikirkan hal itu dan tidak mau bersenang-senang dulu sebelum hal itu saya dapatkan.

Lantas saya teringat dengan ayat di Surat Al-Insyirah ayat 7 yang intinya tentang perintah Allah agar kita segera beralih dari satu urusan ke urusan lain apabila kita telah menyelesaikan urusan yang pertama. Dan sertailah dengan kesungguhan.

Mungkin karena ayat ini pula lantas membuat saya tidak mau terlalu hanyut karena telah menyelesaikan skripsi. Saya mau bersungguh-sungguh untuk mengejar dan menyelesaikan urusan-urusan atau kerjaan-kerjaan lainnya yang telah menanti di depan. Jujur, ini jauh lebih menggairahkan ketimbang masa belajar saya di matematika yang lima tahun itu. Semoga banyak hal yang bisa saya dapatkan setelah ini. Amin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 550,361 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di: