MENULIS SEUMUR HIDUP

Polusi di Jakarta

Posted on: July 4, 2011

yang terhormat bapak gubernur, please pohon-pohon yang ada di jakarta ini jangan terus-terusan dipenggal. kasihan pak. bukan saja kasihan pada pohon yang merupakan makhluk hidup ciptaan tuhan juga. tapi lebih kasihan lagi pada manusia-manusia yang ada di jakarta ini. yang menetap, yang mencari nafkah, yang berekreasi, atau yang datang untuk keperluan-keperluan lain. lihatlah pak betapa mengkhawatirkannya kadar polusi yang telah mengepung kota jakarta ini. lihatlah pak betapa kadar CO yang berkeliaran di umbun langit kota metropolitan jakarta ini sudah demikian akutnya. pakai masker saja kami masih kelabakan berjibaku di jalanan, apalagi tidak pakai masker. kata siapa di dalam mobil tertutup ber-AC kami aman? tak dijamin.

saya sendiri sebagai orang jakarta, asli orang jakarta, jakarta utara, sudah demikian enggannya untuk tinggal di jakarta. bukan hanya gas beracun CO yang telah menggerogoti kesehatan kami, tapi juga tebaran debu yang berterbangan dengan ringannya menggoda hidung dan mata kami kala di jalan. belum lagi terik panas yang membakar jiwa kami saat di jalan karena tak ada lagi tempat rimbun untuk kami berteduh.

tolong pak, imbangilah pembangunan yang sedang bapak galakkan dengan menanam sebanyak-banyaknya pohon. utamanya tanam di pinggir-pinggir jalan. please usahakan untuk mencari solusi lain dalam mengatasi kemacetan dan pembangunan tanpa menggorok leher kawan kami itu (pohon). kami sedih pak. bukan saja sedih padanya. tapi yang lebih menyedihkan lagi adalah kesehatan kami dan manusia-manusia jakarta.

bagaimana bisa jakarta ini menjadi pusat peradaban dunia jika manusia-manusianya buruk secara kualitas fisik?

6 Responses to "Polusi di Jakarta"

sekarang tidak ada lagi udara bersih di jalanan. padahal yang namanya urban Jakarta sekarang jalanan udah jadi tempat tinggal, ya😦

vote Bang Ali for Governor!!!

Pohon reklame kan lebih cepet tumbuhnya. Tinggal tanda tangan selembar kertas, ratusan iklan terpasang di jalan-jalan, bisa buat berteduh lagi😀

Polusi.
Itu yang membuat saya enggan kerja di Jakarta.
Tapi, siapa yang tahu saya akan kerja di sana di masa yang akan datang?😐

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 520,163 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di:

%d bloggers like this: