MENULIS SEUMUR HIDUP

Bahasa Jiwa

Posted on: September 25, 2011

Kadang, dalam lamunan
Sering aku bertanya
Sedang apa kau di sana?

Tapi, tak pernah kudengar gemuruh suaramu bergema di telingaku secara langsung
Sejak bertahun-tahun silam lamanya
Hanya bahasa jiwa yang sering kurasakan
Berdebur memenuhi rongga dadaku
Menyibakkan isyarat bahasa kerinduan
Bahwa antara kau dan aku
Tak ada sekat penghalang

Batinku merasa
Bukan hanya aku yang menjerit di sini
Kaupun pasti merasakannya di sana

Dan inilah kenyataan hidup
Bahwa antara kau dan aku
Ada jurang pemisah yang begitu besar
Yang seolah menjadi penghalang abadi
Jurang itu adalah: orang tua

Dan akupun hanya bisa berdoa
Maka berdoalah bersamaku
Agar kehendak Allah menyatu dengan kehendak kita

1 Response to "Bahasa Jiwa"

sabar ya bang ali… Semoga apa yang diharapkan bisa terkabul… Apakah ini masalah pemilihan pasangan hidup?😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 519,656 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di:

%d bloggers like this: