Nur Ali Muchtar

Hati, Pikiran dan Jiwa Dalam Islam

Posted on: October 12, 2011

Buat saya, sungguh sangat beruntung memeluk Islam sebagai agama. Kenapa? Karena Islam adalah agama yang memperhatikan segala aspek kehidupan. Islam sangat menekankan agar umatnya memperhatikan segala hal meliputi hati, pikiran dan jiwa (jasmani/fisik). Komplit. Benar-benar paket komplit. Bandingkan dengan Barat. Prioritas utama mereka adalah pikiran. Atau nambah satu yaitu jiwa (jasmani/fisik). Mereka benar-benar mengagungkan kualitas pikiran mereka tanpa memperhatikan sisi penting (bahkan yang paling penting) yang lain yaitu hati. Dan lihat saja sekarang, bukankah mereka sekarang sedang getol-getolnya menguak satu tabir rahasia ini: hati (spiritualitas). Namun sayangnya, mereka memisahkan spiritualitas ini dengan ajaran agama. Dalam artian, mereka mencarinya bukan di dalam agama.

Nah kalo Islam justru ajaran-ajarannya sangat kaya sekali dengan aspek yang sangat penting itu: hati. Menurut saya, hati ini berkaitan dengan yang namanya spiritualitas. Dan spiritualitas dalam Islam, mudah kita dapatkan di dalam agama. Asalkan kita menjalankan ajaran-ajaran Islam ini dengan benar, insyaAllah, spiritualitas kita akan baik. Dampaknya pasti dahsyat karena bisa jadi, spiritualitas inilah yang akan mengantarkan manusia mencapai posisinya yang tertinggi (mulia) baik di dunia ataupun di akhirat.

Mungkin buat rekan-rekan, aspek hati dan pikiran ini tidak terlalu bermasalah. Di sini saya cuma pengen sedikit mengingatkan rekan-rekan semua untuk senantiasa memperhatikan aspek yang ketiga yaitu fisik. Secemerlang apapun orang tapi kalo kualitas fisiknya kurang bagus, tetap aja ga akan bisa mencapai hal-hal besar yang ia inginkan. Salah seorang ulama besarpun menjadikan aspek fisik ini sebagai hal utama yang harus dimiliki seorang pejuang tangguh. Karena dengan kualitas fisik yang prima, tentu akan banyak hal yang bisa kita kerjakan ketimbang fisik yang lemah.

Oleh karena itu, yuk kita rajin olahraga. Jangan lupa perhatiin makanan dan kualitas istirahat. Saya percaya kok kalo ada orang yang beralasan gak punya waktu untuk olahraga bahwa itu hanya bullshitnya dia aja. Mari kita pandang bahwa kesehatan fisik merupakan investasi kita seumur hidup. Bahwa kita ingin hidup sehat di masa-masa produktif dan tua nanti jika Allah memang memberikan umur panjang pada kita. Mari kita sempatkan untuk berolahraga secara rutin. Entah itu tiap hari atau berapa kali dalam seminggu. Entah itu lari, renang, atau yang lainnya.

Mislakan kondisi di lingkungan tak memungkinkan kita untuk lari (kaya saya ini yang susah sekali mencari teman yang nyaman untuk lari), ya ganti olahraganya. Saya pun mengganti olahraga saya dengan skipping. Cukup dengan sepuluh menit tiap hari, alhamdulillah sudah bisa menggantikan kebiasaan lari yang sering saya lakukan sewaktu tinggal di sekitar UI depok. Intinya sich banyak cara yang akan kita temui kalo memang ada keinginan dalam diri kita untuk memiliki tubuh yang sehat.

Ini hanya sekedar sharing-sharing aja. Bukan untuk sok-sokan. Anggap aja sebagai penguat bagi saya untuk senantiasa mengerjakan apa-apa yang saya tulis. Dan akhir kata, semoga Allah menjadi kita hamba-Nya yang punya kualitas hati, pikiran dan jiwa yang mengagumkan. Amin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 561,696 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di: