MENULIS SEUMUR HIDUP

Diskusi KLC: “Peran dan Fungsi Pers 2014” dgn narsum Jaka Lelana (Sindo Trijaya 104.6 FM)

Posted on: January 30, 2014

Sedikit catatan hasil diskusi Komunitas Leaders Club, Jumat, 24 Februari 2014.
“Peran dan Fungsi Pers 2014” dgn narsum Jaka Lelana (Sindo Trijaya 104.6 FM)

Jakarta menjadi salah satu pengguna media online (fb, twitter, dll) terbesar di dunia, so pemuda harus dapat memanfaatkan media online ini untuk memberikan informasi2 yang objektif dan berimbang.
Kemunculan new media ini perlu dicermati dan kita perlu berperan aktif membuat opini (issue maker).

Aktivis harus bisa memanfaatkan sosmed untuk bisa memblow up berbagai isu dan membuat rekayasa media yang memihak pd kepentingan rakyat.

Pasalnya, hampir semua media (cetak, tv, radio, portal online, dll) saat ini memberikan informasi yang memihak pada kepentingan pihak2 tertentu.

Media akan kembali ke dunia kapitalis (capital oriented) yg serba uang dan sarat kepentingan.
Bukan rahasia umum lagi bahwa media saat ini sudah menjadi kendaraan politik.

Kondisi media saat ini:
Metro n Media Indonesia memihak nasdem.
SCTV, Indosiar, dan Elshinta dibawah satu naungan, memihak PDIP.
Kompas dan Detik pemberitaanya mendukung Jokowi.
Media sudah memiliki kontrak politiknya masing-masing.
Perang opini terjadi di media.

Perlu ada aktivis yang memasuki ranah media dan mengambil celah dan memberikan pengaruh positif.

Era digitalisasi telah berkembang dan menjadi basis perolehan informasi alternatif.
Telah terjadi suatu perubahan secara perlahan-lahan bahwa masyarakat mulai meninggalkan media cetak dan beralih pada era digitalisasi.
Bisa jadi ke depan org akan meninggalkan koran, radio, dan televisi. Ke depan org cukup melihat semuanya di smartphone. Gejala itu sudah terlihat di Eropa.

Pertanyaan dari peserta diskusi: kenapa pers jarang meliput gerakan2 mahasiswa?
Jawaban narsum: Pers jarang menyorot mahasiswa karena mahasiswa tidak cerdas mengelola gerakannya, tidak ada isu bersama yg dibawa mahasiswa.

Pesan untuk pemuda:
Jika merasa sedang berjuang maka jangan pernah berhenti.
Mahasiswa perlu memperkuat jaringan dgn stakeholder media, bikin isu yg seksi, banyak menulis artikel-artikel berbobot dan mengkritisi berbagai isu, berbagi informasi dengan masyarakat luas dengan kevalidan informasi yang bisa dipertanggungjawabkan.

Media = good news is bad news.
Karakter media TV di Indonesia = mencari sensasi, tidak subtantif.
Banyak pekerja media yg sudah jenuh dgn media2 besar yg penuh dgn intrik dan kepentingan.
Pekerja media harus bisa melakukan literasi dan belajar lagi untuk bisa tetap objektif.

Korupsi menjadi bintang dalam pemberitaan media saat ini.
Regulasi untuk media tidak jelas dan sanksi jg tidak tegas, sudah tak bisa berharap ke KPI karena orang2 KPI juga settingan media.

#TimMediaKomunitasLeadersClub

sumber: http://komunitasleadersclub.com/index.php/81-diskusi-klc/90-diskusi-klc-qperan-dan-fungsi-pers-2014q-dgn-narsum-jaka-lelana-sindo-trijaya-1046-fm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 519,816 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di:

%d bloggers like this: