Nur Ali Muchtar

Archive for the ‘Allah SWT’ Category

HATI-HATI. SALAH BERDOA, BISA FATAL AKIBATNYA!

Ya Tuhan, jadikan aku orang yg cuma dgn kipas2 saja uang mendatangiku!
Cliiiing…!!!….
……3th kemudian ia jd penjual sate

Ya Tuhan, jadikan aku orang yg hanya dgn duduk goyangkan kaki bisa dapat rejeki!
Cliiiing…!!!….
……4th kemudian ia jd penjahit !

Ya Tuhan, jadikan aku orang yg hanya dgn duduk diam uang mendatangiku!
Cliiiing…!!!….
……2th kemudian ia jd penjaga toilet umum di terminal!

Ya Tuhan, jadikan aku yg memerintah org kaya! Jadikan aku hambaMu yg mengatur mrk dengan leluasa & kuasa!
Cliiiing…!!!….
……4th kemudian ia jd tukang parkir!

Ya Tuhan, jadikan aku orang yg berwibawa, tatapanku disegani orang, setiap yg bertemu merasa sungkan!
Cliiiing…!!!….
……2th kemudian ia jadi debt collector!

Ya Tuhan, jadikan hambaMu ini seorang yg punya banyak
pengikut. Kemana hambaMu ini melangkah, pengikutku selalu mentaatiku…
Cliiiing…!!!….
….3th kemudian ia angon bebek

Ya Tuhan, jadikan hambaMu ini seorang yg senantiasa dikelilingi wanita…
Cliiiing…!!!….
….3jam kemudian ia jadi tukang sayur keliling…

sumber: grup whatsapp

Mendengar istri mengomel di rumah, berarti aku masih punya keluarga. 👪

Mendengar suami masih mendengkur di
sebelahku berarti aku masih punya suami. 

Mendengar ayah dan ibu menegurku dengan
tegas berarti aku masih punya orang tua.

Merasa lelah dan pegal linu setiap sore, itu
berarti aku mampu bekerja keras.

Membersihkan piring dan gelas kotor setelah
menerima tamu di rumah, itu berarti aku
punya teman. 👬 👭

Pakaianku terasa agak sempit, itu berarti aku cukup gizi. 🍹

Mencuci dan menyetrika tumpukan baju, itu
berarti aku memiliki pakaian. 👚👖

Membersihkan halaman rumah, jendela,
memperbaiki talang dan selokan air, itu berarti aku memiliki tempat tinggal. 🏡

Mendapatkan banyak tugas yang merepotkan,
itu berarti aku dipercayai dapat melakukannya. 

Mendapatkan rekan kerja/bisnis yang
mengesalkan menandakan karier/bisnisku masih bergerak dan hidup. 📈

Mendapatkan banyak komplain dari pelanggan
kita menandakan kita masih punya pelanggan, masih loyal dan menginginkan kita
menuju perubahan ke arah lebih baik. 💵💷💶

Mendengar suara yang fals, itu berarti aku masih bisa mendengar. 

Mendengar bunyi jam alarm di pagi hari, itu
berarti aku masih hidup. ⏰

Menderita sakit, berarti Allah sedang membersihkan diriku dari dosa-dosa, agar diriku bersih ketika kembali kealam baka dan masuk syurga.

Subhanalloh. Ternyata masih banyak hal yang dapat kita syukuri setiap hari.

Berhenti mengeluh dan bersyukurlah. Bersyukur dalam setiap keadaan

Semoga yang membaca pesan ini selalu diberkahi dengan kesehatan, kebahagiaan dan kedamaian. Aamiin..

sumber: grup whatsapp

Tags:

Ceritanya kemarin sempet liat ust @Yusuf_Mansur ceramah di UI. Beliau bilang dah buat 250 buku yg berbeda.

“Kok bisa?”, lanjut beliau, karena dua hal ini: 1. No wasting time. 2. Deket sama Qur’an.

Tidur beliau biasanya dr pkl 10-2 pagi. Bangun langsung tahajud dan nulis buku bisa sampe pkl 7 pagi.

Beliau mengkritik anjuran org2 medis yg mengatakan bhw tidur itu harus 8 jam. “Itu kebanyakan. Mau aja ente dibodo-bodoin”, tegas beliau.

“Jangan tidur lg setelah sahalat tahajud / subuh. Ini sumber petaka. Waktu subuh – pg adl waktu yg sangat bagus utk menulis”, lanjut beliau.

“Mahasiswa UI kesulitan buat skripsi? Jawabnnya satu: terlalu banyak wkt yg disia-siakan selama kuliah. Potensi jd ga maksimal”

“Kurangi tuh waktu kongkow2 ga jelas, kurangi nonton TV (invotainment), pergi ke mall, dan kegiatan2 lain yg bikin wasting time”

Beliau jg sangat menekankan utk qt dekat dgn Al-Quran. Baca Quran tiap hari. Baca artinya. Renungkan. Amalkan. Hafalkan. Top dah.

“Org yg dekat dgn Al-Quran, waktunya akan terasa lapang. Dan kita akan tercengang sendiri dgn produktivitas yg bs qt buat”

“Bisa buat ini, bs buat itu. Bs buat hal2 lain yg org lain pun susah utk buat. Ini karena faktor Al-Quran”

“Allah maha pemberi waktu dan kehidupan. Dan Ia pula lah yg bs memberikan kelapangan pd hidup qt”

Sekian dulu kultwit pg ini. Semoga qt bs ambil inspirasi dr kisah ust @Yusuf_Mansur ini. Wasalam 🙂

Iseng-iseng saya buatkan catatan materi “Memahami Dakwah dan Keutamaannya” yang akan saya sampaikan ke binaan-binaan saya di SMAN 13 Jakarta Utara. Mereka kelas tiga SMA sekarang. Mohon doa dari para pembaca sekalian agar Allah senantiasa memberikan hidayah utamanya pada saya dan binaan-binaan saya. Jzklh khairan katsir 🙂

Kenapa kita harus berdakwah?

“Nahnu Du’at Qabla Kulli Syai’in” (Kita adalah penyeru/dai sebelum menjadi apapun) –Syaikh Umar Tilmisani. Mursyid ‘Aam ke-3 IM-

Maksud dari kalimat di atas adalah bahwa kita ini punya “profesi” sebagai seorang dai terlepas apapun pekerjaan atau aktivitas kita. Dan ini berlaku sampai kapanpun setelah kita Memahami Dakwah dan Keutamaannya.

Ikhwah fillah, mari kita lihat realitas masyarakat kita hari ini. Utamanya umat Islam. Pengangguran, kelaparan, pemerkosaan, pembunuhan, peperangan, pemurtadan,
tawuran, narkoba, tayangan-tayangan merusak, hutang negara yang setumpuk, korupsi, banjir, macet, dll.

Butuh orang-orang yang bisa memberikan telaga untuk kedamaian umat manusia. Dan orang itu adalah kita. Orang-orang yang telah terbina.

Dakwah harus dimulai dari diri kita sendiri. Dakwahi diri kita, keluarga kita, teman-teman kita, masyarakat kita. Biarlah Allah yang balas pahalanya.

Lantas, apa itu dakwah?
Menurut bahasa berasal dari kata “doa” yang berarti seru atau ajak
Menurut istilah berarti menyeru ataupun mengajak manusia untuk beriman dan beribadah kepada Allah SWT dengan melakukan perkara yang disuruh dan
meninggalkan laranganNya.

Dalam implementasi di kehidupan sehari-hari, kita kudu fleksibel dalam berdakwah. Dakwah harus sampai ke semua lapisan masyarakat, baik tua ataupun muda, kaya
ataupun miskin, pria ataupun wanita. Masing-masingnya memiliki pendekatan yang berbeda-beda.

Pak Tiffatul Sembirin pernah bilang, “Yang harus kita sampaikan adalah: (1) Islam, (2) dakwah, dan baru (3) partai. Yang no. 3 hanya kendaraan untuk menyampaikan
yang no. 1 dan 2. Kalau yang no. 3 tidak dibicarakan, asal yang no. 1 dan 2 tersampaikan tak mengapa. Tapi kalau sebaliknya, tidak benar.”

Beberapa keutamaan dakwah?
1. Dakwah adalah Muhimmatur Rusul (Tugas Utama Para Rasul alaihimussalam)
Katakanlah (Hai Muhammad): “Inilah jalanku: aku dan orang-orang yang mengikutiku berdakwah (mengajak kamu) kepada Allah dengan hujah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik”. (Yusuf (12): 108).

Nuh berkata: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah mendakwahi (menyeru) kaumku malam dan siang. (Nuh (71): 5).

Cerita tentang dakwah Nabi Ibrahim kepada ayah dan kaumnya yang menyembah berhala terdapat dalam surat (Asy-Syuara (26): 69-82).

Cerita tentang dakwah Nabi Musa pada Fir’aun terdapat dalam surat (Az-Zukhruf (43): 46-47).

Cerita tentang dakwah Nabi Isa pada umatnya terdapat dalam surat (Az-Zukhruf (43): 63-64).

2. Dakwah adalah Ahsanul A’mal (Amal yang Terbaik)
Kenapa? Karena esensi dari dakwah adalah menyeru manusia untuk taat pada Allah. Dan taat pada Allah adalah jalan menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang berdakwah (menyeru) kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (Fushilat (41): 33).

Sayyid Quthb rahimahullah berkata dalam Fi Zhilal Al-Quran: “Sesungguhnya kalimat dakwah adalah kalimat terbaik yang diucapkan di bumi ini, ia naik ke langit di depan kalimat-kalimat baik lainnya. Akan tetapi ia harus disertai dengan amal shalih yang membenarkannya, dan disertai penyerahan diri kepada Allah sehingga tidak
ada penonjolan diri di dalamnya. Dengan demikian jadilah dakwah ini murni untuk Allah, tidak ada kepentingan bagi seorang da’i kecuali menyampaikan. Setelah itu tidak pantas kalimat seorang da’i kita sikapi dengan berpaling, adab yang buruk, atau pengingkaran. Karena seorang da’i datang dan maju membawa kebaikan, sehingga ia berada dalam kedudukan yang amat tinggi…” (Fi Zhilal Al-Quran 6/295).

3. Dakwah memiliki keutamaan yang besar karena para da’i akan memperoleh balasan yang besar dan berlipat ganda (al-hushulu ‘ala al-ajri al-‘azhim).
Sabda Rasulullah saw kepada Ali bin Abi Thalib: “Demi Allah, sesungguhnya Allah swt menunjuki seseorang dengan (dakwah)mu maka itu lebih bagimu dari unta merah.” (Bukhari, Muslim & Ahmad).
Ibnu Hajar Al-‘Asqalani ketika menjelaskan hadits ini mengatakan bahwa: “Unta merah adalah kendaraan yang sangat dibanggakan oleh orang Arab saat itu.”

“Wahai Ali, sesungguhnya Allah swt menunjuki seseorang dengan usaha kedua tanganmu, maka itu lebih bagimu dari tempat manapun yang matahari terbit di atasnya  (lebih baik dari dunia dan isinya). (HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak).

Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya Allah swt memberi banyak kebaikan, para malaikat-Nya, penghuni langit dan bumi, sampai semut-semut di lubangnya dan ikan-ikan selalu mendoakan orang-orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.” (HR. Tirmidzi dari Abu Umamah Al-Bahili).

Berapakah jumlah malaikat, semut dan ikan yang ada di dunia ini? Bayangkan betapa besar kebaikan yang diperoleh oleh seorang da’i dengan doa mereka semua!

Imam Tirmidzi setelah menyebutkan hadits tersebut juga mengutip ucapan Fudhail bin ‘Iyadh yang mengatakan:
“Seorang yang berilmu, beramal dan mengajarkan (ilmunya) akan dipanggil sebagai orang besar (mulia) di kerajaan langit.”

4. Dakwah dapat menyelamatkan kita dari azab Allah swt (An-Najatu minal ‘Azab)
Tugas orang-orang beriman adalah berdakwah. Dan apabila dakwah telah disampaikan, maka terlepaslah tanggung jawabnya di hadapan Allah swt sehingga ia terhindar dari adzab Allah.

Dari Hudzaifah bin Yaman ra dari Nabi Muhammad Saw beliau bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, kalian harus melakukan amar ma’ruf dan nahi munkar, atau Allah akan menurunkan hukuman dari-Nya kemudian kalian berdoa kepada-Nya dan Dia tidak mengabulkan doa kalian.” (HR Tirmidzi, beliau berkata: hadits ini hasan).

5. Dakwah adalah Jalan Menuju Khairu Ummah (umat terbaik dan umat pilihan)
Rasulullah saw berhasil mengubah masyarakat jahiliyah menjadi umat terbaik sepanjang zaman dengan dakwah beliau. Dakwah secara umum dan pembinaan kader secara khusus adalah jalan satu-satunya menuju terbentuknya khairu ummah yang kita idam-idamkan. Rasulullah saw melakukan tarbiyah mencetak kader-kader dakwah di kalangan para sahabat beliau di rumah Arqam bin Abil Arqam ra, beliau juga mengutus Mush’ab bin Umair ra ke Madinah untuk membentuk basis dan cikal bakal masyarakat terbaik di Madinah (Anshar).

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. (Ali Imran (3): 110).

Ayat lain tentang dakwah:

1. “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung” (Ali-Imran: 104)

Nah, ikhwah fillah sekalian, untuk bisa berdakwah, maka kita perlu bekal. Semakin banyak bekal yang kita miliki, semakin banyak yg bisa kita beri, semakin besar pula
kemungkinan dakwah kita berhasil.

Akan tetapi, dalam berdakwah, pegangan kita satu yaitu proses. Urusan hasil itu udah domainnya Allah. Yang harus kita lakukan hanyalah terus bekerja secara
maksimal disertai dengan niat yang tulus karena Allah SWT. Mudah-mudahan Allah SWT berkenan menerima amal dakwah kita dan memberikan keberkahan pada
hidup kita. Aamiin 🙂

Setelah kita paham tentang dakwah dan keutamaannya, lantas apa yang harus kita lakukan?
1. Perbanyak bekal
2. Komitment dengan tarbiyah (liqo dll)
3. Mulailah membina
4. Jadilah pelopor kebaikan dimanapun kita berada: di rumah, sekolah, organisasi, masyarakat, dll
5. Ikhlaskan hasilnya pada Allah SWT

Sekian 🙂

“Peradaban Manusia” oleh Ahmad Heryawan, Gubernur Jabar

Disampaikan dlm Democratic and Economic Youth Summit 2013 tgl 26 Oktober 2013 di Kadıköy Kozyatağı Kultur Merkezi, İstanbul.

***

İbnu Khaldun menceritakan pentingnya peradaban

Banyak syarat peradaban, namun saya hanya menceritakan satu syarat saja

Utk membangun peradaban masih ada harapan. Bolehlah saya bilang harapan itu masih ada

Apalah Jabar dibanding Turki. Penduduknya 45juta, sedang Turki 83juta

Namun keyakinan saya berbanding terbalik dg paham yg dianut Turki. Turki memisahkan agama dg negara, namun saya berpendapat kesejahteraan berbanding lurus dg ketakwaan

Ketika Umar bin Abdul Aziz memimpin, kesejahteraan tdk hanya maal namun juga spiritual

Ketika masa Umar bin Abdul Aziz tdk ada yg menerima zakat

Beda dg masa kini yg lebih banyak penerima zakat drpada pemberinya

Pada kesempatan ini saya tdk hanya akan membicarakan ttg Demokrasi dan Ekonomi saja krn itu terlalu kecil bagi mahasiswa di Turki

Saya akan membicarakan ttg peradaban

“Huwalladzi arsala rasulahu bil huda wa dinil haq liyudhirahu ‘ala dini kullih..”

“Wa maa khaqtul jinna wal insa illa liya’budun”

Karena waktu di dunia sangat pendek, kita diminta utk membuat karya sejarah. Ketika kita wafat, peninggalan2 itu masih bermanfaat bagi manusia

Gedung Pakuan dan Gedung Sate misalnya, sampai saat ini masih kokoh. Beda dg bangunan tender, umur manusia masih tp bangunan sudah roboh

Karena apa? Krn tdk memikirkan karya menyejarah

İnteraksi manusia dg bumi, menggunakan manhaj itu maka lahirlah peradaban

Saat manhaj yg dipakai berasal dr Allah, maka peradaban yg akan terbangun adl hadharah İslamiyah. The true civilization

Semua peradaban telah dipergilirkan, hanya Melayu yg belum. Maka insyaAllah saya yakin di masa depan İndonesia yg akan memimpin

Sebanyak 17.501 pulau negeri ini dan kita bisa menyatukannya, maka itu adl prestasi yg kita miliki utk memimpin peradaban

Peradaban hadir utk membangun kesejahteraan. Umar ibn Khattab yakin setelah membaca surat Taha ayat 2: sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur’an bukan utk membuat kalian susah

Tidak susah=sejahtera

Yg kedua adl rasa aman. Sejahtera mewujudkan rasa aman

Yg ketiga adl penghambaan pada Allah swt. Banyak yg berbicara ttg peradaban pada nomor 1 dan 2, namun tdk membicarakan yg ketiga

Manhaj keseimbangan, seperti tertulis dlm Qur’an surat Al-Jumu’ah ayat 9-10: “…bergegaslah menuju ketkwaan dan tinggalkanlah jual beli”

Para ulama bersepakat ketika transaksi ketika Sholat Jum’at berlangsung, maka transaksinya batal/tdk sah

Manusia lbh mulia kaya dan bersyukur daripada miskin dan bersabar

Maka seorang muslim berhak utk kaya dan berhak utk menjadi kaya

Dlm hadits nabi hanya ada 2 do’a kemabruran. Pertama utk haji mabrur, kedua utk pedagang mabrur. Hanya saja tdk populer di masyarakat kita pedagang mabrur

9 dari 10 sahabat yg dijamin masuk surga itu orang kaya. Semuanya adl pedagang..

9 dari 10 pintu rezeki jg dari perniagaan. Saya amat aneh melihat banyak yg tidak berminat jd pengusaha

İndonesia hanya 0,8% dari populasi merupakan pengusaha

Sy secara khusus ingin anak2 di Jabar jd pengusaha

Sy akan berbicara ttg manusia. Apa ciri manusia berperadaban? İmam Hasan Al-Banna mewasiatkan dg 10 muwashafat/ciri manusia unggul

Dr İmam Hasan Al-Banna sy akan meringkas jadi 4 versi Ahmad Heryawan: cerdas, sehat, daya saing, taat & taqwa

Cina mengirim ratusan pelajar ke luar negeri tahun 1973. Mereka hanya butuh 10% dr mereka kembali ke Cina

Pada masa kini 10% itulah yg membangun Cina, negara dg GDP terbesar di dunia

Pesan saya bagi anak2 İndonesia di Turki, baik yg pulang maupun tidak, tetaplah bangun peradaban masa depan dan hadirkan İndonesia di manapun kalian berada

***
END.

“Umur Satu Cita, Jauh Lebih Panjang Daripada Umur Orang” (HAMKA)

Penggalan kalimat di atas ditulis oleh Prof Buya Hamka dan dimuat di majalah Hikmah 11 Desember 1954 pada rubrik luar negeri – dunia Islam dalam tulisannya berjudul “Tjita-tjita Al-Ichwanul Muslimin Tetap Hidup”

Kini, selang 60 tahun kemudian, qt mendapati kenyataan bahwa apa yg beliau (Hamka) katakan adalah benar adanya. Cita-cita untuk menjadikan Mesir hidup mulia di bawah panji Islam yang digelorakan Ikhwanul Muslimin lewat pendirinya Imam Syahid Hasan Al-Banna masih tetap hidup dan akan terus hidup meski sang imam telah syahid pada tanggal 12 Februari 1949. Dan akan menemukan momentum sejarahnya cepat atau lambat, insya Allah.

Seperti yang kita ketahui, sejak didirikan di tahun 1928, Ikhwanul Muslimin sudah 3 kali dibubarkan oleh otoritas pemerintahan Mesir hingga saat ini. Pertama di tahun 1948, kedua di tahun 1954, dan teranyar di tanggal 29 September 2013 yang lalu. Tentu tuduhannya bermacam-macam. Tapi semua tuduhan itu hanyalah akal bulus pihak militer dan kaum sekuler-liberal-koptik untuk tetap melanggengkan kekuasaan serta tidak ingin membiarkan kaum Muslimin berkuasa di Bumi Mesir.

Sejarah Ikhwanul Muslimin adalah sejarah tentang keteguhan, kesabaran dan pengorbanan para qiyadah (pemimpin) dan kader-kadernya. Hukuman gantung, penjara seumur hidup, penyiksaan dan pembunuhan, adalah episode yang mewarnai latar perjuangan hidup menegakkan kebenaran di negeri mereka.

Merefleksikan sejarah Ikhwanul Muslimin ini, kita akan dapati satu aksioma hidup yang harus dipegang oleh aktivis Islam di seluruh dunia bahwa cita-cita yang besar nan luhur, tak kan pernah mati meski menghadapi makar sehebat apapun dan selama apapun. Dan Ikhwanul Muslimin akan membuktikan itu di Mesir cepat atau lambat.

Bukankah Rasullah SAW pernah bersabda: “Akan senantiasa ada dalam umatku, golongan yang senantiasa menegakkan kebenaran, musuh-musuh mereka tidak mampu membahayakan mereka saat Allah menentukan urusannya” (HR Bukhari Muslim)

Maka teruslah berjuang wahai tentara Allah. Mari senandungkan lirik nasyid berikut dalam hati sanubari kita yang terdalam:
“Kami adalah tentara Allah, siap melangkah menuju ke medan juang / walau tertatih kaki ini berjalan / jiwa perindu syahid tak akan tergoyahkan / wahai tentara Allah bertahanlah / jangan menangis walau jasadmu terluka / sebelum engkau bergelar syuhada / tetaplah bertahan dan bersiap siagalah”

Allahu Akbar …

Belum banyak yang bisa saya berikan untuk emak. Rasa-rasanya, tak ada secuilpun apa yang telah saya beri untuk emak selama ini jika dibandingkan dengan jasa-jasa emak pada saya.

Malam ini mata saya meleleh tak keruan banyaknya. Melihat rambutnya yang kian memutih, kulitnya yang mulai keriput, tangan kirinya yang mulai kurus akibat rematik, giginya yang mulai ompong karena usianya yang sudah memasuki usia 63 tahun, benar-benar membuat dada saya bergemuruh.

Duhh Rabi, apa yang bisa saya lakukan untuk membuatnya bahagia?

Rasa-rasanya, saya lebih banyak membuatnya kesal ketimbang senang. Rasanya-rasanya, saya lebih banyak membuatnya sedih ketimbang bahagia.
Rasa-rasanya, saya lebih banyak membuatnya capek ketimbang santai.

Ah emak, emak, maafin saya emak, saya belum bisa berbuat apa-apa untuk emak. Emak, meski saya belum bisa berbuat apa-apa untukmu emak, ijinkan saya mendoakanmu emak, semoga engkau senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah, diberikan kebahagiaan hidup di sisa-sisa umurmu, dipanjangkan umurmu hingga saya bisa membalas semua jasa-jasa baikmu pada saya meski saya tahu itupun tak akan pernah bisa, dan semoga mak, Allah memasukanmu ke surga-Nya yang tertinggi kelak. Amin.

Maafin saya mak. Dan doakan saya agar menjadi anak shalih yang bisa membuatmu masuk surganya Allah kelak. Amin

Tags: ,

Total Kunjungan:

  • 639,820 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di: