Nur Ali Muchtar

Posts Tagged ‘Accelera Plus

Segala puji bagi Allah SWT yang telah menciptakan alam semesta dan mendisainnya dengan perhitungan yang sangat sempurna. Dan yang telah mengatur segala hal dari yang terkecil hingga yang terbesar. Semoga Allah SWT tetap melimpahkan rahmatnya kepada kita semua dan semoga kita menjadi hambanya yang senantiasa bersyukur atas segala nikmat-Nya.

Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada junjungan kita selalu nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya. Semoga pula kita bisa menghiasi diri dengan suri tauladan yang telah dicontohkan oleh Rasul kita itu. Aisyah pernah berkata bahwa akhlak Rasulullah itu adalah Al-Qur’an.

Manusia, di dalam kesehariannya, tidak akan pernah lepas dari kebutuhan yang satu ini, kebutuhan spiritual. Bahwa dalam kehidupannya, manusia tidak akan pernah mencapai puncak kesuksesan sekaligus ketenangannya tanpa terpenuhinya kebutuhan yang satu ini. Banyak kita lihat di sekeliling kita orang-orang yang hanya memperhatikan kebutuhan akan intelektualnya (akademisnya) saja. Atau bahkan yang hanya memperhatikan kebutuhan fisiknya saja. Orang-orang yang seperti ini tidak akan mendapatkan kesuksesan sekaligus kebahagiaan yang hakiki. Namun bagi kita, orang-orang yang memahami bahwa puncak kesuksesan dan kebahagiaan itu tidak hanya tergantung pada tataran fisik dan pikiran saja, seyogyanyalah mulai untuk membuka diri terhadap kemungkinan lain yang bisa mengantarkan kita pada kesuksesan dan kebahagiaan yang hakiki itu. Maka disinilah kita perlu melengkapi kebutuhan kita yang lain. Yaitu kebutuhan akan spiritualitas.

Berbicara mengenai spiritualitas, banyak orang yang salah kaprah mengartikan bahwa spiritualitas ini hanya sebatas ritual agama saja. Namun pada kenyataannya, spiritualitas memiliki cakupan yang jauh lebih general dibandingkan dengan agama. Spiritualitas memiliki arti yang lebih luas yang meliputi kesadaran bahwa ada sesuatu yang lebih hebat daripada dirinya dan percaya akan arti hidup; dan dapat menjadi sumber kedamaian, tujuan, dukungan dan hubungan dengan individu lain agama. Termasuk juga dalam cakupan spiritualitas yaitu kepercayaan dan praktek yang spesifik dalam suatu grup yang terorganisasi.

Maka harapannya, dengan bertambahnya kemampuan spiritualitas seseorang, hal-hal berikut ini akan tumbuh di dalam dirinya: berkurangnya kecemasan dan kegalauan dalam dirinya, pandangannya jauh lebih positif, lebih menyadari akan dirinya sendiri, tumbuh suburnya harapan, hilangnya perasaan terasing dan kesepian dalam kehidupan, meningkatnya perasaan hidup saling memiliki dan berhubungan dengan saudara yang lain, memahami arti dan makna kehidupan, serta mengurangin rasa takut akan kematian.

Maka dalam rangka meningkatkan kebutuhan akan spiritualitas pihak dekanat, karyawan serta civitas akademika yang terkait, kami dari B0 MII (Mushollah Izzatul Islam) FMIPA UI berencana untuk mengadakan suatu bentuk acara yang dinamakan Pengajian Dekanat. Acara ini, selain sebagai wahana penumbuhan kecerdasan spiritual, dimasudkan juga untuk menunjang pemahaman pihak yang terkait akan segala bentuk isu keislaman yang sedang terjadi. Juga untuk sarana penambah pemahaman terhadap islam itu sendiri. Dan yang tak dapat dipungkiri tentunya, kegiatan ini sangat berguna untuk menjaga silaturrahim atara pihak dekanat, karyawan serta civitas akademika yang terkait.

Jika kegiatan ini berjalan seperti yang diharapkan, maka besar kemungkinan terbentuknya masyarakat madani seperti yang diharapkan akan terbentuk. Maka harapannya adalah semoga Allah meridhoi langkah kita untuk selalu bisa mendekatkan diri pada-Nya. Amin.

  • “Usahakan menulis setiap hari. Niscaya, kulit anda akan menjadi segar kembali akibat kandungan manfaat yang luar biasa”. [Fatimah Mernissi]
  • “Menulis merangsang pemikiran, jadi saat anda tidak bisa memikirkan sesuatu untuk di tulis, tetaplah mencoba untuk menulis”. [Barbara]
  • “Menulis adalah mencipta, dalam suatu penciptaan seseorang mengarahkan tidak hanya semua pengetahuan, daya, dan kemampuannya saja, tetapi ia sertakan seluruh jiwa dan nafas hidupnya.” [Stephen King]
  • “Ketika seorang penulis hanya menunggu, maka sebenarnya ia belum menjadi dirinya sendiri”. [Stephen King]
  • “Kita tidak harus menunggu datangnya inspirasi itu kita sendirilah yang menciptakannya”. [Stephen King]
  • “Membaca adalah pusat yang tidak bisa dihindari oleh seorang penulis”. [Stephen King]
  • “Penulis yang baik, karena ia menjadi pembaca yang baik”. [Hernowo]
  • “Untuk menjadi penulis, yang dibutuhkan hanyalah kemauan keras untuk menulis dan kemudian mempraktekkannya, orang yang hanya mempunyai kemauan untuk menulis namun tidak pernah melakukannya maka ia sama saja dengan bermimpi untuk memiliki mobil, tanpa ada usaha dan kerja keras untuk memilikinya”. [Stephen King]
  • “Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui. Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri”. [J.K. Rowling]
  • “Syarat untuk menjadi penulis ada tig, yaitu: menulis, menulis, menulis”. [Kuntowijoyo]
  • Kawan, Hernowo itu baru meulai menulis pas udah usia 44 tahun lho!! tau tak. nah, sekarang ini kita semua tau bahwa beliau adalah salah satu orang yang produktif membuat buku dan tulisan. usia dikau berapa sekarang? jikalau lebih muda, bukankah itu satu hal yang memotivasi dikau?
  • “Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis”. [Imam Al-Ghazali]

kawan, setiap kita pasti menginginkan pikiran yang bisa berpikir dengan jernih. pikiran mengawang-ngawang berlarian serta berloncatan ke sana ke mari dengan sangat lincahnya disertai dengan kesejukan serta daya konsentrasi yang kuat, tentulah itu yang kita harapkan. tips-tips ini saya buat sambil iseng-iseng baca artikel yang berkaitan dengan tips-tips agar pikiran jadi jernih. sambil saya tuliskan di blog ini yang tujuannya adalah mengikat diri ini agar bisa lebih kuat menangkap serta mengingat ilmu yang sudah di dapat. juga agar bisa mengendap lebih dalam sehingga bisa inget lebih lama. dan jika suatu saat saya ingin memunculkannya lagi, hal itu akan lebih mudah. itulah alasan mengapa saya menuliskannya juga disamping membacanya.

dia ini tips-tipsnya:

  • banyak berpuasa. alasannya adalah selama berpuasa, pikiran kita melambat. Hebatnya, perlambatan ini justru punya dampak lain, yaitu membuat pikiran lebih jernih karena lambatnya pikiran membuat kita berpikir lebih dalam. Dengan berpikir lebih dalam, kita akan menemukan berbagai hal, yang selama masa tidak berpuasa cenderung terabaikan. Berbagai detil yang selama ini kita lupakan, akan muncul menjadi fokus perhatian. Dan dari berbagai detil itu, bagian terbanyaknya adalah tentang introspeksi diri. makanya, berpuasa ini bisa membuat pikiran kita ini jadi lebih jernih. setuju tak? (lebih lengkap lihat di: http://suddenlybecomesmart.blogspot.com/2009/08/pikiran-menjadi-lebih-tajam-dan-jernih.html)
  • jadi vegetarian aja teman. alasannya adalah karena kita telah ikut mengambil peran dalam pelestarian alam, kasih sayang terhadap binatang, dan menghargai kehidupan. teman-teman semua juga kan tahu bahwa daging tidak lebih baik dari makanan jenis vegetarian. terutama dalam hal kesehatan. lalu mari kita tilik orang-orang jenius yang pernah ada di muka bumi ini. ternyata, kebanyakan mereka itu adalah vegetarian. udah tau belum orang-orangnya? ini dia contohnya: atlit lari AS Carl Lewis, filsuf Socrates, Phytagoras, ilmuwan Charles Darwin, Albert Einstein, seniman Leonardo da Vinci, tokoh kemanusiaan Mahatma Gandi, hingga tokoh perempuan kebanggaan Indonesia, RA Kartini. (lebih lengkapnya, lihat di: http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/03/07/02405619/pikiran.lebih.jernih.dengan.vegetarian)
  • kalo yang ini saya rujuk dari bukunya Reza M Syarif. kata beliau dalam bukunya “Life Excellence”, agar pikiran kita ini bisa jernih, lakukan hal-hal yang dianjurkan oleh Imam Ghazali. yaitu: lebih banyak diam ketimbang berbicara, jangan terlalu kebanyakan ketawa, banyak-banyak menangis, serta perbanyak berzikir untuk mengingat Allah.
  • biasakan untuk duduk dengan posisi tegak. ini berpengaruh terhadap rasa percaya diri seseorang yang selanjutnya juga akan mempengaruhi kejernihan pikiran seseorang. (lebih lengkapnya, lihat di: http://id.shvoong.com/medicine-and-health/bioengineering/1936173-biasakan-postur-tubuh-tegak-agar/)
  • istirahat yang cukup. jelas ya!
  • ini tambahan dari saya. banyak-banyak MERENUNG. tentunya merenungkan hal-hal yang positif terutama merenungkan tentang kekuasaan Allah.
  • oh ya, gini teman. pikiran itu kan mirip seperti air, jadi kalo mau jernih tuh pikiran, ya jadikan ia terus mengalir. paham maksud saya?
  • masuki selalu konsisi alfa ya teman. yaitu kondisi saat saluran pikiran berada di kisaran 8-12 hertz. yaitu mirip-mirip seperti ketika kita sedang melamun-lamun gitu.

udah dulu ya teman, itu dulu. pastilah banyak lagi trik-trik yang lainnya yang bisa membuat pikiran kita ini jernih sejernih langit tanpa awan. atau sejernih air pegunungan yang masih alami itu. kalo sohib-sohib sekalian punya tips-tips yang lain, jangan ragu-ragu untuk kasih masukan ke tulisan ini. semoga bermanfaat. Amin. (Ali FMIPA UI)

mau masuk UI atau masuk SMA favorit atau juara kelas? Les Privat di Accelera Plus aja. info kontak 02160930031 / 081314747309 / 089635795224. Cek di website http://les-private.com/. Follow @LesPrivat_Aplus 🙂

Melihat realita zaman yang terpampang di hadapan kita saat ini. Jelas bahwa umat ini sedang berada pada fase kemundurannya. Kita bisa melihatnya dari kesenjangan yang sangat jauh antara apa yang telah dicapai oleh Barat dengan apa yang telah kita capai pada saat ini. Baik dalam hal sains dan teknologi, pemikiran, seni, politik, dan lain-lainnya.

Di dalam salah satu bukunya yang berjudul “Umat Islam Menyongsong Abad 21”, Dr. Yusuf Qardhawi menjelaskan tentang realita-realita itu. Bahwa yang telah kita berikan untuk peradaban dunia pada saat ini, khususnya pada abad 20, masih teramat sedikit. Peradaban dunia pada saat ini memang masih dikendalikan oleh bangsa Barat. Namun demikian, bukan itu yang lantas menjadikan kita selalu berkecil hati untuk kemudian terjerat dalam lubang setan dengan selalu menggumamkan kata-kata “seandainya”, dan kata-kata yang sebangsa dengannya.

Namun, kita tetap perlu melakukan upaya-upaya untuk memperkecil jarak antara apa yang telah dicapai barat dengan apa yang kita capai saat ini. Kita juga perlu merasakan dan menacapkan  jiwa oprimisme yang tinggi jika menyadari secara mendalam akan janji yang ditawarkan oleh Rasulullah bahwasanya nanti, diakhir zaman –berarti pada zaman kita sekarang ini-, umat ini akan kembali memegang tapuk kekuasaan tertingginya di dunia. Berarti, peradaban dunia ini akan kembali lagi pada peradaban Islam yang hakiki. Hendaknya memang, ini menjadi batu lecutan semangat bagi kita dalam bergerak dan melangkah ke depannya.

Sedang dalam salah satu bukunya yang berjudul “Mencari Pahlawan Indonesia”, ust. Anis Matta menjelaskan dalam salah satu bagian dari bukunya itu bahwa dalam setiap potongan zaman, selalu terdapat dua pahlawan. Yang pertama adalah pahlawan kebangkitan. Sedang yang kedua adalah pahlawan kejayaan. Masing-masing pahlawan tersebut memberikan warna dan kontribusi yang berbeda bagi setiap zaman yang di embannya. Sebut saja masa kejayaan. Pahlawan di zaman ini didominasi oleh semangat perveksionisme dan inovasi. Masa ini adalah masa dimana obsesi kesempurnaan menjadi ruh bagi pergerakannya. Dan hal yang mendukung bagi proses kesempurnaan itu adalah intelektualitas dan spiritualitas. Yang belakangan akan melahirkan tradisi ilmu yang tinggi dan cita rasa keindahan yang sempurna.

Berangkat dari situlah, kami, panitia JRMN (Jaringan Rohis MIPA Nasional) bermaksud untuk mengadakan seminar nasional yang bertemakan “Peran Ilmuwan Muslim Dalam Membangun Peradaban Abad 21”. Seminar ini adalah rangkaian dari acara Mukernas ketiga JRMN yang bertempat di kampus UI, depok. Yang akan dilakasanakan pada tanggal 31 Juli 2009 pada pukul 08.00-11.30 WIB.

Adapun tujuan dari seminar nasional ini adalah untuk:

  1. Mengetahui sejarah kegemilangan ilmuwan muslim, dalam hal ini para scientist islam dan mengambil nilai-nilai luhur darinya. Termasuk di dalamnya adalah pencapaian-pencapaiannya dan ilmuwan-ilmuwannya.
  2. Mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan umat islam, dalam hal ini ilmuwan muslim (para scientist) mengalami kemunduran.
  3. Mengetahui arah perkembangan sains dan teknologi di abad 21.
  4. Mengetahui kearah manakah Ilmuwan Muslim, dalam hal ini para scientist harus memfokuskan diri?
  5. Mengetahui peran dan posisi umat Islam (para scientist) di abad 21.
  6. Mengetahui tindakan atau langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan oleh Ilmuwan Muslim, dalam hal ini para scientist-scientis muda masa depan saat ini.

Adapun, yang akan menjadi pembicara dalam seminar nasional ini, insa ALLAH aka nada tiga pembicara.

  1. Dr. Warsito (ketua MITI dan dosen pasca sarjana UI), yang akan menyampaikan materi terkait poin kesatu dan dua di atas.
  2. Dr. Nurul Taufiqu Rochman (ketua Masyarakat Nanoteknologi), yang akan menyampaikan materi terkait poin ketiga dan empat di atas.
  3. Prof. Dr. Komarudin Hidayat (rektor UIN Jakarta), yang akan menyampaikan materi terkait poin kelima dan enam di atas.

mau masuk UI atau masuk SMA favorit atau juara kelas? Les Privat di Accelera Plus aja. info kontak 02160930031 / 081314747309 / 089635795224. Cek di website http://les-private.com/. Follow @LesPrivatAplus 🙂


Total Kunjungan:

  • 659,630 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Komentar Terakhir:

ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Download Majalah Xcode Yogyafr…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Download Majalah Xcode Yogyafr…
Sharonda Teller on Download Majalah Xcode Yogyafr…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Selamat Milad (Ulang Tahun) Ya…
Kata Mutiara Islami… on Selamat Milad (Ulang Tahun) Ya…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Halloo Dunia
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…

Kenal Lebih Dekat di: