Nur Ali Muchtar

Posts Tagged ‘Coblos Nomor 4

Pelantikan-Rumah-Relawan-01

Pelantikan-Rumah-Relawan-01

Pilkada DKI makin memanas, setiap calon terus mengadakan penggalangan dukungan masyarakat.
Pendukung Hidayat Nur Wahid yang tergabung dalam Relawan Hidayat menyelenggarakan gathering di posko pusat Relawan Hidayat.
Salah satu program Relawan Hidayat adalah menjadikan rumah mereka sebagai Rumah Relawan Hidayat.
Rumah ini akan menjadi posko pemenangan Hidayat-Didik yang tersebar di berbagai wilayah di Jakarta.
Sekitar 600 orang Relawan Hidayat, yang kebanyakan adalah Ibu Rumah Tangga,  mengucapkan ikrar pemenangan Hidayat di seluruh TPS dalam pilkada Jakarta. Antusiasme terlihat dari semangat para peserta yang mengucapkan deklarasi pemenangan Hidayat-Didik. Sebagian dari mereka tampak terharu dan menitikan air mata saat pembacaan doa.

Deklarasi RRH Untuk Memenangkan Hidayat+Didik Satu Putaran

Deklarasi RRH Untuk Memenangkan Hidayat+Didik Satu Putaran

Jakarta (13/6) – Sosok calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nurwahid dan Didik J. Rachbini, tak diragukan lagi kapasitasnya oleh berbagai kalangan. Karenanya, dukungan dari sejumlah kalangan pun terus mengalir ke pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Hal itu tercermin saat lebih dari 1.000 relawan yang tergabung dalam Rumah Relawan Hidayat mengikuti deklarasi dukungan di Hidayat+Didik Center, Jalan Buncit Raya, Jakarta Selatan, Rabu (13/6) sore. Ribuan relawan ini pun berkomitmen untuk memenangkan Hidayat-Didik dalam satu putaran pada Pemilukada DKI Jakarta, Juli mendatang.

Acara yang diikuti oleh berbagai kelompok, etnis, profesi, organisasi dan budaya ini mengusung tema “Bersama, Mari Menangkan TPS Kita”. “Ungkapan yang sangat menarik, tapi penuh makna,” puji cagub nomor urut 4 tersebut.

Menurut Hidayat, tema yang diusung relawan sangat penting untuk diaplikasikan. Dengan menang di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), berarti memenangkan pemilukada.

Mantan Ketua MPR RI ini juga memuji komitmen dan kesediaan warga dari seluruh penjuru Jakarta ini menjadi relawan bagi pasangan Hidayat-Didik. Tokoh yang pernah memimpin PKS menjadi partai terbesar di DKI Jakarta ini pun mengajak relawan untuk berjuang bersama.

“Mari kita bekerja bersama, hadirkan Jakarta yang hebat, Jakarta yang bermartabat,” ajak Hidayat yang disambut teriakan kesanggupan dari ribuan relawan yang hadir.

Semangat para relawan pun semakin membara setelah mendengar orasi politik dari cagub yang terkenal dengan Batik Orange-nya itu. Salah seorang Relawan Rumah Hidayat yang merupakan Ketua Relawan Cinta Jakarta, Abas Basyumi, berkomitmen untuk memenangkan Hidayat-Didik dalam satu putaran.

“Kami siap mengantarkan Pak Hidayat ke Balai Kota (sebagai Gubernur Jakarta) dalam satu putaran,” pekik Abas yang disambut tepuk tangan riuh para relawan.

Acara yang dihibur sejumlah seniman jalanan ini terus mengundang minat warga Jakarta yang ingin tergabung menjadi Relawan Rumah Hidayat. Akibatnya, meski panitia sudah menyiapkan 2.000 kursi, namun banyak relawan yang terpaksa berdiri akibat membludaknya massa.

Acara ini ditutup dengan pelantikan 400 anggota Rumah Relawan Hidayat yang tersebar di berbagai penjuru Jakarta oleh Hidayat Nurwahid. “Insya Allah akan segera menyusul rumah-rumah relawan berikutnya. Kita tunggu saja,” pungkas Hidayat.***

sumber: http://www.hidayatdidik.net/

Hidayat-Didik Menjadi Relawan Pengelola Sampah

Hidayat-Didik Menjadi Relawan Pengelola Sampah

Jakarta (13/6) – Sampah adalah permasalahan serius yang sering dipandang remeh oleh sebagian masyarakat. Padahal, sampah yang tidak diurus dengan baik, akan menimbulkan dampak besar bagi masyarakat sendiri.

Berangkat dari keprihatinan tersebut, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nurwahid-Didik J. Rachbini, Rabu (13/6) siang,  mendatangi tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Rawasari, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Selain berdialog dengan pengelola TPST Rawasari, Hidayat-Didik juga menyempatkan untuk mencoba melakukan proses penyaringan sampah.

Bahkan, Hidayat-Didik menyatakan ketertarikannya menjadi duta lingkungan hidup dan bergabung menjadi relawan Indonesia Solid Waste Association (InSWA), selaku pengelola TPST Rawasari.

“Kami datang untuk mengetahui dan mempelajari bahwa sampah dapat difungsikan dengan lebih baik. Sebab, sampah adalah persoalan yang tidak bisa dipandang sebelah mata,” ujar Hidayat.

Hidayat menilai upaya positif yang sudah dilakukan pengelola TPST Rawasari harus dilanjutkan. Calon gubernur nomor urut 4 itu pun memberi apresiasi dan penghargaan atas perjuangan pengelola TPST yang telah memperjuangkan apa yang mungkin tidak dilakukan oleh banyak orang.

Sementara Didik mengatakan, pengelolaan sampah harus dimulai dari hulu. “Nantinya, pengolahan sampah akan kita awali dari hulu, sehingga tidak hanya membebani bagian hilir. Untuk itu, diperlukan collective action,” ujar Didik.

Mengubah Sampah jadi Lebih Berguna

Ketua InSWA, Sri Bebassari, menjelaskan, pengolahan sampah terpadu ini membantu mengurangi pembuangan sampah ke TPA Bantar Gebang, Bekasi hingga 70%. “Kita upayakan yang dibawa ke Bantar Gebang hanya tersisa 30%,” ungkap Sri.

Pengolahan sampah dilakukan dengan mengubah sampah menjadi suatu yang bermanfaat, seperti menjadi pupuk kompos. Selain itu, InSWA juga memberdayakan ibu-ibu rumah tangga untuk melahirkan kreativitas dengan membuat kerajinan dari bekas bungkus permen.

Wira, salah seorang warga yang telah menghasilkan banyak kerajianan dari bekas bungkus permen menjelaskan, mereka melakukan aktivitas tersebut sekaligus untuk mengisi waktu luang bagi ibu-ibu rumah tangga.

Berdirinya TPST Rawasari diawali adanya kerjasama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dengan pemerintah daerah dalam melakukan penelitian tentang sampah. Saat ini, pengolahan sampah di TPST Rawasari dikelola oleh InSWA.***

sumber: http://www.hidayatdidik.net/

Batik Beresin Jakarta Menyimpan Nilai Pelestarian Budaya dan Unsur Kemodernan

Batik Beresin Jakarta Menyimpan Nilai Pelestarian Budaya dan Unsur Kemodernan

JAKARTA (13/6) – Kostum Batik Beresin Jakarta menjadi brand image bagi pasangan calon Gubernur DKI no urut 4, Hidayat Nurwahid dan Didik J Rachbini.

Hidayat memaparkan nilai dan pesan yang tersirat dalam batik tersebut di kediamannya, Jalan Kemang Selatan IV Nomor 79, Jakarta Selatan, Selasa (12/6/2012).

Hidayat menyampaikan bahwa makna dari desain batik yang digunakan adalah pelestarian budaya serta menyeimbangkannya dengan unsur kemodernan.

“Intinya kita menyampaikan pesan ayo beresin Jakarta.Kita tawarkan unsur kemodernan tanpa mencabut akar budaya sendiri,” ungkapnya

Batik Beresin Jakarta menjadi media sosialisai dan asosiasi pencalonan Hidayat-Didik sebagai Gubernur Jakarta.

Hidayat menjelaskan bahwa dengan media batik, kita mensosialisaikan nilai budaya Indonesia yang juga menjadi warisan budaya dunia. Batik bukan hanya milik Solo, Pekalongan atau Yogya, tapi Jakarta punya Jakarta. Sementara itu,warna oranye yang mendominasi, menyampaikan kekhasan Jakarta.

Pada Batik Beresin Jakarta terdapat gambar pohon yang memilki arti bahwa kita berniat untuk lebih menghijaukan Jakarta.

“Saat ini di Kemang sudah sulit menemukan pohon Kemang, di Rambutan mungkin tidak ada lagi pohon rambutan. Jadinya, kita akan coba mengembalikan itu” ujar mantan ketua MPR ini.

Kemudian, pada batik juga terdapat gambar monas dan gedung yang merepresentasikan nilai-nilai kemodernan. Jakarta sebagai ibukota memang tak bisa dipisahkan dengan unsur kemodernan.

Sebagai peresmiannya, Hidayat menyampaikan bahwa Batik Beresin Jakarta sudah dilaunching di Thamrin City pada bulan Mei lalu.***

sumber: http://www.hidayatdidik.net/

Jakarta (12/6)–Semakin dekatnya waktu pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, pasangan nomor urut 4, Hidayat Nurwahid-Didik J. Rachbini terus menuai dukungan dari masyarakat.

Kali ini dukungan datang dari warga di kawasan Mampang VI, Kelurahan Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Ratusan warga, yang terdiri dari bapak-bapak, kaum ibu serta pemuda, antusias menyambut kehadiran Hidayat Nurwahid, Selasa (12/6) malam.

Pada acara tersebut sekaligus juga dilakukan deklarasi dukungan warga Tegal Parang untuk memenangkan pasangan Hidayat-Didik.

Dalam sambutannya, Hidayat meluruskan fitnah yang menyebut dirinya dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) anti Maulid. Menurutnya, tuduhan tersebut sangat tidak beralasan karena dirinya kerap menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Soleh Rahmani, tokoh masyarakat Mampang yang juga sempat belajar bersama Hidayat di Madinah, Arab Saudi, mengungkapkan, walaupun berbeda aktivitas, dirinya dan Hidayat tetap menekuni jalan dakwah.

“Sekarang, saya dan Ustadz Hidayat tetap sama-sama memperjuangkan dakwah, namun cara dan jalannya agak berbeda,” ungkap Soleh.

Ia juga menyampaikan harapan agar Hidayat bisa berhasil dalam pemilukada Juli mendatang, karena diharapkan kemenangan tersebut akan sangat membantu perjuangan dakwah.***

sumber: http://www.hidayatdidik.net/

Pedagang Pasar Resmikan Dukungan buat Hidayat-Didik

Pedagang Pasar Resmikan Dukungan buat Hidayat-Didik

Jakarta (12/6)–Menjelang pemilukada Juli mendatang, para pedagang pasar akhirnya meresmikan dukungannya pada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nurwahid-Didik J. Rachbini.

Hal tersebut dibuktikan dengan penandatanganan nota kesepakatan antara pasangan calon gubernur nomor urut 4 tersebut dengan Federasi Organisasi Pedagang Pasar Indonesia (FOPPI).

Acara penandatanganan nota kesepakatan berlangsung di kediaman Dewan Pembina FOPPI, KH Salahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah, di jalan Bangka Raya, Jakarta Selatan, Selasa (12/6) malam.

Acara tersebut juga dihadiri Sujianto dan Sutama, selaku presiden dan wakil presiden FOPPI. Turut hadir pula Irfan Melayu selaku penasehat hukum FOPPI serta puluhan pedagang pasar tradisional.

Pada kesempatan tersebut, Gus Sholah menyampaikan, momen dukungan ini akan menjadi pertemuan bersejarah.
Sebab upaya untuk memperjuangkan nasib pedagang pasar sudah pernah dilakukan sebelumnya, namun belum mencapai harapan.

“Perjuangan dalam membangun pasar dilakukan oleh para pedagang, tapi setelah pasar besar, pedagangnya malah digusur,” ungkap Gus Sholah, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur.

Menurut Gus Sholah, apa yang sedang diperjuangkan bukan dalam rangka mengejar kekuasaan, melainkan untuk memperjuangkan aspirasi pedagang.

Menanggapi dukungan para pedagang, Hidayat Nurwahid menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kita akan berjuang menyejahterakan rakyat. Pedagang adalah bagian dari yang akan disejahterakan itu,” ujar Hidayat.

Mantan ketua MPR ini juga mengatakan, dalam berjuang diperlukan kerjasama, karena dalam sistem demokrasi, satu suara rakyat jelata sama dengan satu suara pejabat. “Mau pejabat atau rakyat biasa, suaranya cuma satu” tukas Hidayat.

Pedagang Siap Menangkan Hidayat-Didik

Sedangkan Presiden FOPPI, Sujianto, menjelaskan saat ini peran kaum kapitalis diibaratkan sebagai bentuk penjajahan gaya baru. “Perselingkuhan penguasa dengan oknum hanya menyisakan penindasan terhadap rakyat,” tandasnya.

Oleh sebab itu, Sujianto mengajak semua pedagang untuk tidak saja mencoblos Hidayat saat pemilukada mendatang, melainkan juga ikut memenangkan pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

“Nasib ada pada kaki kita sendiri.
Selama ini kita diinjak dan saat ini kita harus bangkit,” tegas Sujianto.***

sumber: http://www.hidayatdidik.net/

Kunjungi Festival Palang Pintu Kemang, Hidayat Budaya Betawi Harus Dilestarikan

Kunjungi Festival Palang Pintu Kemang, Hidayat Budaya Betawi Harus Dilestarikan

JAKARTA (11/6) – Seperti tahun-tahun sebelumnya, warga Kemang selalu mengadakan Festival Palang Pintu. Tujuan untuk menyambut hari Ulang Tahun Jakarta dan melestarikan budaya betawi.

“Ini adalah bagian dari budaya, kita harus melestarikannya,” ujar Hidayat ditengah-tengah kerumunan pengunjung Festival Palang Pintu, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (10/6/2012) malam.
Tidak ada pengawalan khusus, Cagub DKI Jakarta nomor 4 ini pun ikut berdesak desakan dengan pengunjung lainnya.
Tidak sedikit pengunjung festival yang baru menyadari kehadiran Hidayat setelah disapa. Tak mau kehilangan kesempatan, para pengunjungpun banyak yang minta foto bersama dengan Mantan Ketua MPR RI ini.
Setelah menyaksikan pertunjukan seni betawi, Hidayat pun melangkah pulang.***
Ribuan Hidayat Fans Club Dukung Hidayat-Didik untuk Pimpin Jakarta

Ribuan Hidayat Fans Club Dukung Hidayat-Didik untuk Pimpin Jakarta

JAKARTA (10/6) – Ketokohan Cagub DKI Jakarta Hidayat Nurwahid tidak diragukan lagi. Tokoh nasional yang pernah memimpin lembaga tinggi negara MPR RI Periode 2004-2009 ini terkenal dengan kesederhanaannya dan dekat dengan rakyat.

Karena kesederhanaan inilah, banyak dukungan mengalir kepada Hidayat Nurwahid dan pasangannya, Didik J Rachbini.

Kali ini dukungan datang dari ribuan warga Cempaka Putih yang menamakan diri mereka sebagai Hidayat Fans Club. Deklarasi dukungan digelar di sebuah lapangan terbuka, Minggu (10/6/2012).

Tercatat sejumlah komunitas yang bergabung, antara lain dari Komunitas Tukang Pecel Lele, Tukang Kerupuk, Majelis Taklim Cempaka Putih, Garda Keadilan, Komunitas Gowes Cempaka Putih, Jawara Betawi Cempaka Putih, Pemuda Karang Taruna, dan komunitas Qasidah.

Ketua Hidayat Fans Club, Andi Burhanudin, dalam pembacaan naskah deklarasinya menyatakan siap memenangkan pasangan Cagub – Cawagub Hidayat Nur Wahid – Didik Junaedi Rachbini sebagai pemenang dalam pilkada DKI Jakarta 11 Juli nanti.

“Ini baru awalan, insya Allah akan segera menyusul di tempat-tempat lain,” tutur Andi.

Hidayat menanggapi baik inisiatif dukungan yang diberikan warga. Bahkan Hidayat terkesan takjub dengan dukungan yang diberikan.

“Saya sangat takjub. Deklarasi ini baru pertama kali di Jakarta ini,” katanya.

Cagub Jakarta yang kerap berbatik oranye ini mengatakan bahwa deklarasi Hidayat Fans Club merupakan wujud nyata bahwa warga Jakarta ingin lebih baik.

“Ini adalah sebuah petanda, bahwa warga Jakarta menginginkan perubahan,” pungkas Hidayat.***

sumber: http://www.hidayatdidik.net/

Gerakan 4 Juta Biopori Hidayat+Didik 4 Jakarta

Gerakan 4 Juta Biopori Hidayat+Didik 4 Jakarta

JAKARTA (10/6) – Banjir dan sampah menjadi bagian dari permasalahan Jakarta yang memerlukan penanganan serius. Salah satu upaya yang bisa ditempuh untuk mencegah banjir adalah dengan membuat biopori.

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta no urut 4, Didik J Rachbini, mengatakan yang dibutuhkan dalam penanganan banjir di Jakarta adalah aksi nyata yang tidak sekadar retorika.

“Saat ini kita masih menjadi calon wakil gubernur, tapi kita sudah memiliki gagasan dan tindakan nyata untuk Jakarta. Semoga bila nanti terpillih, kita bisa benar-benar merealisasikan agenda ini dengan lebih baik lagi,” ujar Didik ketika meresmikan program ‘Gerakan 4 Juta Biopori’ di RT 01 RW 02 Kelurahan Kedoya Kecamatan Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (10/6/2012).

Menurutnya, salah satu penyebab masalah banjir di Jakarta adalah persoalan sampah yang tidak pernah terselesaikan. Padahal, lanjut Didik, Pemprov DKI Jakarta sebenarnya memiliki anggaran untuk menangani sampah mencapai Rp 500 miliar.

“Tapi kenyataannya permasalahan sampah tak kunjung beres,” tuturnya.

Relawan Hidayat+Didik, Syuhada, mengatakan  untuk membuat biopori sangat sederhana. Caranya adalah dengan membuat lubang berdiameter 10 cm dengan kedalaman 1 meter menggunakan alat bor biopori.

Selanjutnya, setelah tergali lubang, bagian atas diberi paralon agar tidak tertutup kembali. Lubang yang ada dapat dijadikan tenpat pembuangan sampah organik. Dengan adanya hewan tanah, maka dengan sendirinya akan membentuk biopori yang juga dapat meningkatkan kesuburan tanah.

“Ada 4 juta biopori yang dicanangkan merupakan terobosan awal yang kemudian diharapkan dapat direalisasikan membuat 76 juta biopori guna membantu pengatasan masalah banjir dan sampah di Jakarta,” jelasnya.

Program ini digagas oleh relawan Hidayat-Didik yang terdiri dari civitas akademika dan lapisan masyarakat biasa.***

Ribuan Warga Jakarta Barat Siap Sukseskan Hidayat-Didik

Ribuan Warga Jakarta Barat Siap Sukseskan Hidayat-Didik

Jakarta (10/6) – Sedikitnya 3.000 warga menghadiri acara temu tokoh, ulama dan masyarakat di lapangan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (10/6) sore.

Hadir dalam acara tersebut Calon Gubernur DKI Jakarta Hidayat Nurwahid, Anggota DPR RI Dapil Jakarta Barat Achmad Rilyadi, KH Muhammad Subhi, dan Habib Hakim Al Khon. “Insya Allah, beliau akan dilantik nanti,” doa Habib Hakim yang diamini ribuan warga.

Dalam ceramahnya, Habib Hakim mengajak warga untuk memilih pemimpin Jakarta yang baik, yang peduli, dan yang akan mensejahterakan warganya. “Luar biasa, Insya Allah kita akan menang,” ucap Hidayat menanggapi dukungan warga.

Cagub nomor urut 4 ini menjelaskan, Jakarta yang sebentar lagi memperingati ulang tahunnya ke-485 dibentuk karena hasil perjuangan Sultan Fatahillah, salah seorang murid Sunan Kalijaga.

“Insya Allah, kita akan mengembalikan kemenangan untuk Jakarta,” seru Hidayat yang disambut pekikan takbir oleh warga.

Selain temu tokoh, ulama dan masyarakat, dalam kesempatan tersebut juga diberikan santunan anak yatim oleh Bang Irel, sapaan akrab Achmad Rilyadi.***

sumber: http://www.hidayatdidik.net/


Total Kunjungan:

  • 659,178 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Komentar Terakhir:

ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Download Majalah Xcode Yogyafr…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Download Majalah Xcode Yogyafr…
Sharonda Teller on Download Majalah Xcode Yogyafr…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Selamat Milad (Ulang Tahun) Ya…
Kata Mutiara Islami… on Selamat Milad (Ulang Tahun) Ya…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Halloo Dunia
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…

Kenal Lebih Dekat di: