Nur Ali Muchtar

Posts Tagged ‘Matematika

  • kultwit ttg #matematika enak kali ya. setuju gak?
  • bingung mw kultiwit apa abisnya..haha#matematika
  • satu tema yg jarang sekali saya tulis di tulisan2 atau di kultwit2 saya. tanya kenapa? #matematika
  • mungkin karena #matematika itu dominan berisi angka-angka kali yah yg notabene susah untuk ditulis di blog ataupun di twitter.
  • atau mungkin karena sy udah agak sedikit bosan dengan #matematika? i dont know.
  • tp yg jelas, sy pernah merasakan cinta yg teramat dlm pd #matematika, yaitu saat2 SMA.
  • tak ada pelajaran yg bisa menduakan hati sy pada #matematika saat itu.
  • #matematika adl saya, dan saya adl matematika. #eaaa
  • #matematika adl separuh aku, jiwaku..#eaaa
  • belajar bahasa inggris, sy pake kalkulator. maksudnya saat pelajaran bhs inggris, sy malah belajar #matematika
  • suatu ketika pelajaran #matematika di kelas. guru suruh kerjakan satu soal sulit, dan sy bisa.
  • pulangnya salah seorang teman yg cantik katakan: “i love you Ali”. Gubrakkk
  • besoknya hidung sy kembang kempis saat berpapasan dengannya.. hehe#matematika
  • pernah lagi kelas 1 SMA. jelang ujian#matematika yg pertama kalinya setelah resmi masuk sekolah, sy diculik teman2.
  • mereka minta ajarin #matematika untuk persiapan besok.
  • sayapun menuruti keinginan mereka. dan ujianpun berlangsung. #matematika
  • dan subhanallah, sy dapet nilai tertinggi di kelas meski cuma 72. #matematika
  • satu permulaan yg baik, gumam sy saat itu. dan memang benar, setelah itu, nama sy meroket bak nuklir menuju angkasa.#matematika
  • banyak kawan meng-elu2kan sy, termasuk temen wanita yg cantik2..#eaaa#matematika
  • jadilah di setiap perlombaan #matematikadi manapun tempatnya, nama saya yg terpilih.
  • duta #matematika SMA, gitulah sebutan kawan2 saat itu.
  • tp sayang seribu saya, tidak banyak gelar juara yg sy raih di tingkat luar sekolah. susah. #matematika
  • saingannya org2 sipit yg kemampuan#matematika nya bisa dibilang “gila”. makan apa ya mereka? tiap hr makan rumus kali ya?
  • namun tetep ada beberapa prestasi#matematika yg tertoreh. juara 2 pelangi matematika Jabodetabek UNJ, 15 besar olimpiade math se-Jakarta
  • yg lainnya cuma sebagai partisipan: logika matematika UI, matematika ria ipb, pelangi airlangga, dll. #matematika
  • di kelas tiga guru saya tanpa ragu kasih nilai 100 di dua kali nilai rapor. entah apa alasannya. #matematika
  • di UN sy dapet 9.44 tk nilai #matematika.
  • itu sekelumit cerita ttg diri sy dgn#matematika. tak ada yg spesial memang. tp sy merasakan bhw saat itu matematika adl jiwa sy.
  • maka tanpa ragu sy pilih jurusan#matematika UI pasca lulus. dan sekang alhamdulillah sudah lulus dr sana.
  • dan anehnya, sy merasa agak sedikit bosa dgn #matematika. justru lebih tertarik dgn dunia macam: agama, politik, sosial, olahraga, bisnis
  • hikmahnya buat saya adl bahwa hidup ini bukan cuma #matematika. hidup ini luas. so, harus belajar dan bs banyak hal.
  • tentu biar hidup semakin hidup. wasalam,,#matematika

Sebagai landasan matematika, aksioma dapat diperoleh dari dunia nyata atau alam sekitar, sebagai sumber inspirasi yang selanjutnya diabstraksikan dan digeneralisasikan dengan menggunakan simbol-sombol. Dengan menggunakan bahasa matematika yang penalarannya deduktif, diperoleh teorema, yang kemudian dikembangkan menjadi teorema-teorema yang pada akhirnya dapat diaplikasikan terhadap ilmu-ilmu lain, yang bermanfaat untuk kehidupan di dunia ini.

Sumber: Mathematical Intelegence (Moch. Masykur Ag & Abdul Halim Fathani)

Matematika itu hadir untuk mempermudah setiap permasalahan. Maka sudah selayaknya ia mudah untuk di pelajari. –Ali

Nemu tulisan bagus di blog seseorang (http://paktoyibin.blogspot.com/) seputar matematika. Saya posting di blog ini sebagai arsip pribadi saya dengan sedikit editan. Tujuannya: biar suatu saat saya bisa dengan mudah membacanya kembali.  Yang tertarik, silakan dibaca.

Perkembangan IPTEK sekarang ini di satu sisi memungkinkan untuk memperoleh banyak informasi dengan cepat dan mudah dari berbagai tempat di dunia, di sisi lain tidak mungkin untuk mempelajari keseluruhan informasi dan pengetahuan yang ada, karena sangat banyak dan tidak semuanya diperlukan. Karena itu diperlukan kemampuan cara mendapatkan, memilih, dan mengolah informasi.
Untuk menghadapi tantangan tersebut, dituntut sumber daya yang handal dan mampu berkompetisi secara global, sehingga diperlukan ketrampilan tinggi yang melibatkan pemikiran kritis, sistematis, logis, kreatif dan kemauan bekerjasama yang efektif. Cara berpikir seperti ini dapat dikembangkan melalui matematika. Hal ini sangat dimungkinkan karena matematika memiliki struktur dengan keterkaitan yang kuat dan jelas satu dengan lainnya serta berpola pikir yang bersifat deduktif dan konsisten.

Matematika merupakan alat yang dapat memperjelas dan menyederhanakan suatu keadaan atau situasi melalui abstraksi, idealisasi, atau generalisasi untuk suatu studi ataupun pemecahan masalah.
Pentingnya matematika tidak lepas dari perannya dalam segala jenis dimensi kehidupan.

Matematika bisa membantu menyederhanakan permasalahan yang tadinya ngejelimet atau bahkan tidak bisa diselesaikan sebelumnya. Dengan bantuan matematika, masalah-masalah yang ada dimodelkan ke dalam bentuk matematika. Apabila telah terbentuk ke dalam model matematika, maka solusinya akan bisa kita temukan.

Kemampuan menggunakan matematika sebagai cara bernalar yang dapat dialih gunakan pada setiap keadaan, seperti berpikir kritis, berpikir logis, berpikir sistematis, bersifat objektif, bersifat jujur, bersifat disiplin dalam memandang dan menyelesaikan suatu masalah.Kemampuan-kemampuan di atas berguna bagi seseorang untuk berpikir ilmiah dalam pendidikan dan berguna untuk hidup dalam masyarakat, termasuk bekal dalam dunia kerja.

Untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi, orang dapat menyampaikan informasi dengan bahasa matematika, misalnya menyajikan persoalan atau masalah ke dalam model matematika yang dapat berupa diagram, persamaan matematika, grafik, ataupun tabel. Mengkomunikasikan gagasan dengan bahasa matematika justru lebih praktis, sistematis, dan efisien. Begitu pentingnya matematika sehingga bahasa matematika merupakan bagian dari bahasa yang digunakan dalam masyarakat.
Hal tersebut menunjukkan pentingnya peran dan fungsi matematika, terutama sebagai sarana untuk memecahkan masalah baik pada matematika maupun dalam bidang lainnya.

sumber: sini

Karena alasan inilah saya belajar matematika:

matematika adalah permainan logika.
semakin kita ahli dalam matematika.
semakin terasah logika kita. yang artinya semakin tajam kemampuan analisis dan berpikir kita.
dan itu sangat bermanfaat sekali.

sumber: http://www.forumsains.com/matematika/manfaat-matematika/

Kehebatan Murid SD Indonesia Diakui Dunia

Rabu, 18 November 2009 10:34

ketua tim olimpiade dari negara peserta lain seperti Thailand dan Taiwan menilai prestasi anak-anak Indonesia di ajang olimpiade tumbuh pesat bahkan dalam waktu singkat mampu mengungguli delegasi negara-negara lain yang selama ini selalu menjadi juara. (SuaraMedia News)ketua tim olimpiade dari negara peserta lain seperti Thailand dan Taiwan menilai prestasi anak-anak Indonesia di ajang olimpiade tumbuh pesat bahkan dalam waktu singkat mampu mengungguli delegasi negara-negara lain yang selama ini selalu menjadi juara. (SuaraMedia News)

 

JAKARTA (SuaraMedia News) – Murid-murid Sekolah Dasar Indonesia diperhitungkan oleh sejumlah negara pada ajang olimpiade internasional bidang sains dan matematika tingkat SD mulai diperhitungkan, demikian Direktur Pembinaan TK dan SD Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen) Depdiknas, Mudjito AK di Jakarta, Selasa.

“Kalau dua atau tiga tahun lalu, kehadiran delegasi Indonesia masih sebatas sebagai observer saja. Kini di ajang seperti Internasional Mathematics and Science Olympiad (Imso), Wizard At Mathematic International Competition (Wizard), International Mathematics Competition, dan Elementary Mathematics International Contest (EMIC, delegasi kita disegani bahkan menjadi ancaman bagi negara lain,” katanya.

Ia mengatakan, ketua tim olimpiade dari negara peserta lain seperti Thailand dan Taiwan menilai prestasi anak-anak Indonesia di ajang olimpiade tumbuh pesat bahkan dalam waktu singkat mampu mengungguli delegasi negara-negara lain yang selama ini selalu menjadi juara.

Bahkan, Ketua Tim Olimpiade dari Thailand mengaku delegasinya sudah tersusul oleh prestasi siswa Indonesia dan mereka berjanji untuk mengalahkan Indonesia di ajang-ajang sejenis pada tahun depan, katanya.

Mudjito mengatakan, seiring dengan semakin banyaknya ajang olimpiade internasional yang diselenggarakan di berbagai belahan dunia, maka sejumlah negara sudah ancang-ancang dengan menyelenggarakan pusat-pusat pelatihan khusus untuk olimpiade untuk bidang matematika, sains dan lainnya.

Ia mencontohkan Thailand dan Taiwan telah mengubah kurikulum pendidikan dengan menitikberatkan pada bidang ilmu sains dan matematika. Bahkan, Taiwan telah melaksanakan try out kurikulum baru mereka pada ajang IMSo yang baru lalu.

Posisi Indonesia pada ajang olimpiade internasional tingkat Asia sejajar dengan Singapura, Thailand, Taiwan dan Hongkong sehingga kehadiran delegasi Indonesia selalu menjadi ancaman bagi kompetitor.

Selain sebagai negara peserta, Indonesia juga telah mempelopori penyelenggaraan olimpiade matematika tingkat internasional yang dinilai positif oleh negara-negara peserta karena dilaksanakan secara fair.

“Kita selalu mengadakan moderasi soal yakni soal-soal yang disumbangkan dari negara-negara peserta dikumpulkan jadi satu kemudian secara bersama-sama kita melakukan pemilihan soal, sehingga pasti setiap peserta akan menerima soal yang pernah diajarkan di sekolahnya masing-masing,” katanya.

Panitia olimpiade di Indonesia juga selalu melibatkan wakil dari masing-masing negara, serta para juri bisa membahas secara bersama-sama soal dan menentukan nilai sehingga hasilnya benar-benar adil, katanya.

“Tidak demikian dengan penyelenggaraan ajang sejenis di negara lain seluruh kegiatan dimonopoli oleh panitia setempat sehingga peluang untuk terjadi kecurangan dimungkinkan,” katanya.

Delegasi Indonesia menjadi juara umum pada ajang kompetisi Matematika Internasional ke-3 Tahun 2009 (The 3rd WIZMIC 2009-Wizard at Mathematic Internasional Competition 2009) di Lucknow, India pada 27-30 Oktober 2009 lalu yang diikuti 207 peserta dari sembilan negara peserta.

Gelar juara umum diraih tim pelajar sekolah dasar Indonesia setelah menyabet 10 medali emas, sembilan perak dan lima perunggu dalam 3rd WIZMIC 2009 itu. Medali sebanyak itu diraih tim Indonesia dalam kategori individual contest dan team contest.(ant). sumber: www.suaramedia.com

salah satu tujuan dari filsafat adalah menemukan pemahaman dan tindakan yang sesuai. filsafat erat kaitannya dengan ilmu. karena bagaimana pun, tujuan dipelajari ilmu adalah untuk dapat dipahami kemudian direalisasikan ke dalam kehidupan yang nyata. tanpa pemahaman, ilmu tidak akan mungkin dapat dikuasai.

matematika dan filsafat memiliki hubungan yang cukup erat, dibandingkan ilmu2 lainnya. alasannya, filsafat merupakan pangkal untuk mempelajari ilmu dan matematika adalah ibu dari segala ilmu. ada juga yang beranggapan bahwa filsafat dan matematika adalah ibu dari segala ilmu yang ada. hubungan lainnya dari matematika dan filsafat karena kedua hal ini adalah apriori dan tidak eksperimentalis. hasil dari keduanya tidak memerlukan bukti secara fisik.

di indonesia sendiri pengamalan filsafat dalam ilmu, khususnya matematika, masih sangat amat jarang, bahkan tidak ada. terlebih lagi setelah menjamurnya pusat bimbingan belajar yang mengajarkan rumus2 praktis tanpa menyodorkan dasar pemahaman yang cukup memadai. akhirnya ilmu hanya dipandang sebagai sesuatu yang pragmatis.

berbicara mengenai perlunya belajar matematika, berikut ini jawaban atas hasil pemikiran evawati alisah dan eko prasetyo dharmawan yang dituangkan dalam buku ‘filsafat dunia matematika; pengantar untuk memahami konsep2 matematika’.

1. alam semesta diatur secara terukur (phytagoras). hal yang mengagumkan dari alam adalah disiplinnya yang patuh mengikuti hukum2 matematis. misalnya saja bumi mengelilingi matahari selama 365 hari, bulan mengelilingi bumi selama 30 hari, bumi berotasi pada sumbunya selama 24 jam setiap harinya. angka2 ini tidak pernah berubah seenak hati bulan dan bumi. semuanya teratur mengikuti ukuran yang telah ditentukan. dan kesadaran akan keteraturan inilah yang merupakan hakekat mengapa perlu belajar matematika.

2. sebuah persamaan bagiku tak lain dari ungkapan pikiran tuhan (srinivasa ramanujan). phytagoras berbicara mengenai kepatuhan alam mengikuti hukum matematis, sedangkan ramanujan berbicara bahwa angka2 yang muncul bukanlah hanya sembarang angka. melainkan hasil dari persamaan yang telah digariskan oleh sang pencipta. dengan kata lain, dunia matematika adalah dunia tentang perubahan kuantitas dari satu ke kuantitas yang lain, dari angka satu ke angka yang lain.

3. matematika adalah sebuah bahasa (osiah willard gibbs). dunia matematika adalah dunia bagaimana mengkomunikasikan sesuatu dengan simbol. mengkomunikasikan bentuk2 persamaan alam ke dalam bahasa yang mudah dimengerti oleh manusia.

4. salah satu tujuan utama dari penyelidikan teoritis dalam bidang pengetahuan saya adalah untuk menemukan sudut pandang yang darinya pokok persoalannya menjadi tampak dalam kesederhanaannya yang paling tinggi (josiah willard gibbs). kesederhanaan bahasa matematika, memungkinkan orang memiliki satu pandangan umum untuk mengkomunikasikan pemikirannya. sehingga bias2 yang terjadi, dapat diminimalisir, bahkan dihilangkan.

5. dalam analisis matematika, kita menyebut bagian dari garis a yang belum ditentukan besarnya sebagai x; sementara sisanya tidak kita sebut sebagai y, sebagaimana kita menyebutnya dalam kehidupan biasa, namun a-x. di sinilah bahasa matematika memiliki keunggulan yang besar jika dibandingkan dengan bahasa biasa (lichtenberg georg christoph). bahasa matematika membuat kita terhindar dari kebingungan fokus. dari kutipan di atas, ketika matematika bertanya mengenai a yang berkaitan dengan x, kita akan selalu fokus dengan a dan x dan tidak akan melenceng ke y. sehingga akhirnya mempermudahkan kita untuk menyelesaikan masalah antara a dan x.

6. proposisi2 matematika karenanya memiliki kepastian tak terbantahkan yang sama sebagaimana kepastian yang khas dimiliki oleh proposisi2 seperti ’semua bujang itu belum menikah,’ namun kaligus proposisi2 tersebut jgua sama2 tak meiliki kandungan empiris dan hal ini terkait dengan sifat kepastiannya itu: proposisi2 matematika itu kosong dari segenap isi fraktual; proposisi2 tersebut tidak menyampaikan informasi mengenai kedudukan perkara empiris mana pun (carl g hempel). kutipan yang membingungkan bukan…??? untuk mengerti kutipan di atas, kita perlu tahu juga apa itu proposisi. karena penjelasan proposisi cukup panjang, nanti akan aku usahakan membuat penjelasan mengenai proposisi. gampangnya, kutipan di atas menjelaskan bahwa mempelajari matematika adalah berkaitan dengan angka atau kuantitas, bukan dengan objek yang diterangkan oleh nilai2 kuantitasnya.

7. Apakah sesuatu yang menumbuhkan rasa keanggunan dalam diri kita dari sebuah penyelesaian perhitungan, dari sebuah pembuktian? yaitu keselarasan di antara unsur2 yang berbeda2, kesimetrisan mereka, keseimbangan yang serasi di antara mereka; ringkasnya ialah yang menciptakan keteraturan, yang menciptakan keutuhan, yang memungkinkan kita bisa melihat dengan jernih dan memahami dengan gamblang pada saat yang bersamaan yang keseluruhan dan yang detil2 (jules henri poincare). kutipan ini menjelaskan bahwa dengan belajar matematika, kita mampu melihat sesuatu secara lebih sistematis dan lebih luas lagi. mengenal hubungan2 detail yang bisa membawa kita memahami sesuatu secara lebih jelas dan dan dalam konteks yang lebih besar.

8. matematika sebagai ilmu tentang pola merupakan sebuah cara memandang dunia, baik dunia fisik, biologis dan sosiologis di mana kita tinggal, dan juga cara memandang dunia batin dari pikiran dan pemikiran2 kita (keith devlin). kutipan ini hampir sama maknanya dengan kutipan sebelumnya, bahwa matematika adalah cara untuk memandang dunia. tidak hanya memandang bagaimana dunia secara fisik bekerja, tapi lebih dalam lagi ke bawah alam sadar dan pemikiran kita. dari hubungan ini, terlihat jelas bagaimana memang matematika dan filsafat adalah sesuatu yang bersanding secara sejajar dan saling melengkapi.

 

sumber: http://coretankelambu.wordpress.com/2008/05/21/menemukan-jawaban-di-balik-dunia-matematika-dengan-filsafat-matematika/

kawan, benarkah matematika itu bisa membuat seseorang kreatif??


Total Kunjungan:

  • 654,726 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Komentar Terakhir:

ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Selamat Milad (Ulang Tahun) Ya…
Kata Mutiara Islami… on Selamat Milad (Ulang Tahun) Ya…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Halloo Dunia
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…

Kenal Lebih Dekat di: