Nur Ali Muchtar

Posts Tagged ‘UI

Ya Allah. Rindu banget dengan suasan UI kayak gini. Tambah lagi mau ujan. Sejuk banget udaranya. Seger banget rasanya ngirup oksigen buatan pohon-pohon rindang UI. Pengen dah punya rumah yang suasananya kayak UI gini suatu saat nanti.

Damai
Damai sekali
Seperti hidup dalam mimpi
Hanya karena UI
Semuanya indah begini

Ah UI
Kau kan selalu di hati
Seberapa lamapun hari berganti
Kau dengar asaku ini
Tengkyu ya UI
Hihihi

Tags:

Tidak seperti biasa, siang ini, Allah mengirim air dari langit ke rumah saya. Meski hanya rintik-rintik kecil, tapi cukuplah untuk membasuh wajah kering Jakarta Utara. Maklumlah, tinggal di kota pelabuhan ini memang identik dengan panas, debu, kontainer, bising, dan ketidak nyamanan yang lain. Makanya, rintik-rintik hujan yang turun siang ini benar-benar membuat hati saya merekah bak bunga keluar dari kelopak.

Ada satu memori yang mencuat di benak saya siang ini. Dan penyumbang terbesar dari geliat memori saya ini adalah rintik hujan tersebut. Sesaat menghirup udara lembab di pelataran rumah, tiba-tiba dada saya bergemuruh. Bayangan saya langsung melayang ke arah timur jauh, lantas berhenti di suatu tempat bernama UI. Tiba-tiba, pohon-pohon hijau nan rindang berbaur dengan gedung-gedung, jalur-jalur sepeda dan bikun (bis kuning), memenuhi benak saya. Bayangannya hadir bersamaan dengan gairah saya untuk meluncur deras mengikuti irama kaki yang hendak berlai.

Yah, berlari. Itu yang saya inginkan. Sudah lama rupanya saya tidak berlari. Susah sekali untuk berlari di tempat saya tinggal saat ini. Beda sekali sewaktu saya ngekos di depok dulu. Saya bisa lari kapanpun saya inginkan. Tinggal kenakan training panjang, kaos oblong, dan membungkus kaki dengan sepatu, saya bisa berlari mengelilingi UI yang sejuk itu. Beda sekali dengan di sini. Tak ada tempat yang enak untuk berlari. Tak ada taman kota sebagaimana UI bagi depok. Yang ada di sini adalah debu-debu yang beterbangan ulah mobil-mobil raksasa itu.

Ah rasanya. Ingin sekali bisa ke UI siang ini. Mungkin saya akan segera berlari. Tak peduli meski sekarang pukul 12 siang. Tak peduli meski banyak mahasiswa dan mahasiswi lalu lalang. Saya hanya ingin berlari dan mendapatkan kesegaran badan dan pikiran. Itu saja.

UI. Rupanya kau memang sulit untuk bisa dilupakan. Semoga bisa main-main ke sana secepatnya.

Sebenernya tulisan ini ditujukan untuk murid gw yang kepengin masuk kedokteran UI. Tapi mudah-mudahan bisa memberikan sedikit manfaat terutama untuk anak-anak SMA kelas tiga yang sebentar lagi mau lulus dan kepengin masuk UI. Ini didasarkan pada pengalaman pribadi gw aja yang kebetulan pernah ngerasain masa-masa “sulit” di SMA (terutama pas kelas 3) dan kebetulan lagi gw udah kuliah di UI sekarang.

Btw, sekedar info aja, sekarang ini gw kuliah di matematika UI. Kalo dari passing grade, math UI lumayan tinggi lah. Tertinggi ke dua setelah farmasi kalo di MIPA dan bs ngunggulin banyak jurusan-jurusan lain di teknik dan sosial. Tapi kasus untuk murid gw ini, dia mau masuk kedokteran UI. Yang gw tau, masuk kedokteran UI itu gak gampang coz passing grade-nya sangat tinggi. Mungkin yang tertinggi di UI untuk kategori jurusan-jurusan berhaluan MIPA. Namun demikian, bukan berarti tidak bisa untuk dimasuki. Banyak kok temen-temen gw yang bisa masuk ke sana. Baik dari SMA asal gw dulu or kenalan-kenalan gw dari tempat les, temen-temen di kampung halaman, temen-temen olimpiade, dll. Itu menandakan bahwa bukan suatu hal yang mustahil untuk bisa masuk kedokteran UI.

Tapi yang jelas, butuh usaha ekstra untuk bisa masuk ke UI. Apalagi kedokteran. Ya toh? Hal ini penting untuk disadari. Kenapa? Karena ketika kita menyadari bahwa masuk UI itu susah didasarkan pada tingkat persaingan yang tinggi (se-Indonesia) dan passing grade-nya yang juga tinggi, maka satu tembok dalam pikiran kita mulai terbuka dan tersadarkan. Diharapkan, kenyataan ini akan membawa kita pada taraf kesadaran untuk mulai giat belajar.

Gw inget dulu saat gw kelas tiga SMA. Kalo kata orang dan kata gw juga, kelas satu SMA itu masih tahap-tahap pengenalan. Jadi wajar kalo nilai kita jelek. Kelas dua, masa-masa “bermain”. Wajar pula kalo nilai kita pas-pas-an. Nah di kelas tiga, masa-masa pengenalan dan bermain itu sudah tidak ada lagi. Masa kelas tiga harus dan wajib kita habiskan untuk fokus pada satu hal: BELAJAR. Targetnya juga jelas: LULUS UN dan MASUK PTN YANG KITA INGINKAN. Itu gw dulu. Itu salah satu hal terbesar yang ngebuat gw semangat belajar pas kelas tiga. Biasanya, kalo dah mulai ada godaan-godaan kecil yang melintas, gw akan selalu inget hal itu: LULUS UN and MASUK PTN FAVORIT. Bahkan gw menerapkan konsep 5 cm yang gw dapet dari sebuah novel. Lumayan bagus lah “wejangannya”. Disana dibilang kalo kita sudah punya tujuan dan mimpi yang jelas, maka letakkanlah mimpi kita itu sejauh 5 cm di depan mata kita. Kapanpun ada godaan datang, maka bayangkanlah mimpi-mimpi kita itu. Bayangkan ia berjarak 5 cm di depan mata kita. Semakin sering kita membayangkannya, maka akan semakin melekat mimpi-mimpi kita itu dalam benak kita yang imbasnya nanti adalah pada perbuatan kita. Kita akan mulai tersadarkan dan mulai mengerjakan segala hal yang berhubungan dengan mimpi 5 cm itu. Bahkan, bisa-bisa anda akan menjadi orang yang freak. Freak dalam artian belajar demi mencapai tujuan 5 cm tersebut. Ini sudah saya praktekan sendiri. Silakan dicoba kalo gak percaya.

Membayangkan mimpi 5 cm ini adalah salah satu cara yang positif untuk pikiran kita. Ada juga cara yang negatif yang cukup bagus menurut gw untuk menambah motifasi dalam diri kita. Yaitu bayangkan sesuatu yang negatif. Caranya begini: semisal anda sedang malas untuk belajar atau ada godaan-godaan lain yang mengganggu anda, coba bayangkan sesuatu yang negatif yang akan terjadi pada diri anda saat anda tidak lulus UN dan gagal masuk PTN Favorit. Sedang, pada saat yang bersamaan, teman-teman anda, teman-teman sekolah anda, bersuka cita merayakan kemenangan mereka akan dua hal tersebut. Dan nyatanya, mereka-mereka itu, orang-orang yang berhasil di penghujung cerita itu, adalah orang-orang yang telah mengerahkan segala daya upaya dan kemampuan mereka untuk belajar hingga titik darah penghabisan. Sedang anda, sebagai orang gagal yang tertakdir, adalah orang-orang yang meski sudah kelas tiga, masih suka tergoda untuk tidak belajar disebabkan hal-hal kecil semisal: sakit hati diputusin pacar, gak bisa ngeluangin waktu untuk belajar saat ada acara TV favorit, kebanyakan hang out bareng temen, dll.

Jika perlu, bayangkan juga betapa kecewanya orang tua kita jika kita gagal lulus UN dan gagal masuk PTN yang kita inginkan. Bayangkan air matanya meleleh akibat usaha kita yang gak maksimal untuk belajar. Belum lagi kita telah mengecewakan guru-guru dan teman-teman yang telah susah payah bantuin kita belajar. Belum lagi kerugian (tenaga dan materi) yang kita derita karena udah cape-cape belajar tiga tahun di SMA, tapi kita gagal di akhir. Padahala tinggal satu langkah lagi.

Yuk teman, mumpung masih ada waktu untuk mengejar ketertinggalan. yuk belajar yang giat. Yuk hapus semua kesedihan, kegundahan dan kegalauan dalam hati kita. Yuk kita ganti dengan sikap positif untuk belajar. Allah pasti ngebantu orang-orang yang bersungguh-sunggu mengejar mimpi mulianya.

Ingatlah hal ini:

UI itu bukan tempat orang-orang yang malas belajar
Apalagi sudah kelas tiga
UI itu bukan tempat orang-orang bermental lemah
Apalagi gak mau belajar cuma gara-gara diganggu hal-hal kecil
UI itu tempat untuk orang-orang yang memang serius mau masuk ke sana
Dia mengerahkan semua kemampuannya demi satu tujuan: MASUK UI
Apapun yang terjadi kelak, dia gak gak peduli
Yang dia tau, dia harus dan wajib masuk UI
Yang dia tau, dia pasti bisa untuk masuk UI
Ada sekitar tiga ribuan orang yang masuk ke UI tiap tahun
Maka dirinyalah satu dari tiga ribu orang itu
Jaket kuning ini, Jaket UI, hanya untuk mereka yang mau membayar harganya
Harganya adalah tekad dan semangat juang untuk menaklukkan rasa malas saat datang
Dan keindahan UI ini, hanya untuk mereka yang mempunyai mimpi besar dalam hidupnya
Sudah banyak kok orang yang masuk ke UI dan berkuliah di sana
Dan sekarang, mereka telah berhasil dan menjadi orang sukses
Jadi, anda juga pasti bisa masuk ke UI dan menggapai sukses
Yok semangat

sumber gambar: sini

Pelajarang memang bisa di dapat di manapun dan dari siapapun

Tak terkecuali pagi ini di belakang balairung

Saat alam merekah dengan senyumnya

Sejumput awan menghalangi jatuhnya sinar mentari ke bumi

Di pojokan belakang balairung ini kutemukan sebuah kebahagiaan yang lain

Lewat tukang sapu yang dengan riangnya bercengkrama satu dengan yang lain

Terkadang aku merasa iri dengan kesederhanaan hidup mereka

Padahal bisa dibilang

Mungkin diri ini lebih beruntung ketimbang mereka

Tapi mengapa terkadang senyum mereka jauh lebih renyah ketimbang senyum ini

Ada apa ini?

Egois ah egois

Tak pernah mau bersyukur dengan apa yang ada

Lihatlah dirimu itu kawan

Engkau berkuliah

Fisikmu lengkap

Otakmu bisa kau fungsikan

Keuanganmu tak buruk-buruk amat

“Segala” yang ada pada tukang sapu itu telah engkau miliki

Bahkan engkau berlebih ketimbang mereka semua

Teman, ingat ini:

Untuk bisa bahagia, yang engkau perlukan hanya satu yaitu putuskan untuk bahagia mulai hari ini.

Dan bersyukurlah

Semoga engkau bahagia selalu

Doaku

siang ini, tepat pukul 14.00

di UI, lewat danau dari MIPA

udara bergembus dengan sejuknya

membelai lembut sekujur rambut

lalu mencubiti kulit dengan tingkahnya

hati senang bukan main

angin itu, pohon itu, danau itu, dan burung itu

membuat pikiran jernih hingga ke akar pikiran

aku senang

maka aku bersyukur siang hari ini

UI ku

pesona yang tak akan pernah pudar

Tags: ,

Total Kunjungan:

  • 659,226 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Komentar Terakhir:

ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Download Majalah Xcode Yogyafr…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Download Majalah Xcode Yogyafr…
Sharonda Teller on Download Majalah Xcode Yogyafr…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Selamat Milad (Ulang Tahun) Ya…
Kata Mutiara Islami… on Selamat Milad (Ulang Tahun) Ya…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Halloo Dunia
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…
ᵝᴵᴬᴺᴳᴷᴬᴸᴬ on Daftar Situs Yang Menghina…

Kenal Lebih Dekat di: