Pesona Ilmu Pengetahuan
Posted May 4, 2011
on:- In: Cinta | Unek-unek
- 3 Comments
Kau memang cantik jelita, tapi bukan hanya karena fisik semata kau tampak anggun mempesona. Kau memang indah bak purnama, tapi cahayamu itu bukan datang dari pesoan fisikmu semata. Kau memang menarik, tapi magnetmu itu bukan hanya bersumber dari akhlak bagusmu. Ada sisi lain yang membuatmu berbeda dari kebanyakan Hawa lain di muka bumi. Kau memiliki pancaran ilmu pengetahuan. Auramu gabungan dari sana: fisik, akhlak, dan ilmu pengetahuan. Sempurna. Beruntung Tuhan menciptakan kau dan masih mengizinkaku untuk melihatmu di hutan belantara yang gersang ini. Kau ibarat rokok bagi penghisap. Kau ibarat anggur bagi pemabuk. Dan kau ibarat ganja bagi pecandu. Membuatku kian hari kian kasmaran menantimu dalam pelukan.
Begitulah pengetahuan membentuk struktur garis wajahmu yang membuat kau berbeda dari kebanyakan wanita. Kau orang kota, wajar jika dandananmu lebih anggun ketimbang gadis desa. Tapi bukan, bukan itu yang menyebabkan engkau tampak mencuat dibanding gadis-gadis sebayamu. Sekali lagi bukan. Pengetahuanlah yang membuat hargamu melangit di pasaran manusia. Pengetahuanlah yang membuatmu diperebutkan penduduk dunia. Pengetahuanlah yang membuatmu bak menara di kumpulan rumah-rumah penduduk desa. Kau nampak begitu tenang dan ketenanganmu itu, buah pengetahuan yang telah merasuki jiwa. Kau tahu bagaimana caranya menghadapi hidup yang kejam ini. Kau nampak begitu dewasa dan kedewasaanmu itu, buah pengetahuan yang telah menyadarkanmu menjadi wanita seutuhnya. Kau tahu bagaimana harus bersikap di tengah badai gurun kehidupan ini. Kau nampak begitu riang dan kerianganmu itu, buah pengetahuan yang telah mengajarkanmu tentang bagaimana seni menjalani kehidupan. Bahwa setiap masalah yang datang menerpa, cara terbaik untuk menghadapinya adalah dengan menantangnya dengan senyuman terlebih dahulu. Bisa jadi musuh yang datang akan melunak hanya karena senyum renyahmu itu.
Aku belajar darimu kawan akan arti ilmu pengetahuan. Aku melihat dari kerut-kerut dan garis-garis wajahmu. Aku melihat dari kerenyahan senyummu. Aku melihat dari kesejukan pipimu. Aku melihat dari sorot elang sinar matamu. Dalam sekali saat kau memandang. Aku melihat dari mata ketiga dan keempatmu. Kau nampak seperti malaikat pemegang tahta kebijaksanaan.
Bolehkah aku meminta sedikit ilmu darimu kawan? Biar aku bisa menarik sepertimu.
3 Responses to "Pesona Ilmu Pengetahuan"

Ahaha.. Nice Post.. Btw, saya pikir akan menemukan artikel berupa makalah atau essay, ternyata sebuah prosa puitis.. Tapi, suer, bagus loh.. Keep sharing!

May 4, 2011 at 8:01 am
Boleh dong, jangan sedikit, banyak aja, gpp kok.
Apalagi untuk menjadikanmu menarik, asal ingat yah, nanti kalau sudah menarik, jangan suka tebar pesona 😀