MENULIS SEUMUR HIDUP

Malas Menulis

Posted on: July 11, 2011

Bermula dari kedua tokoh itu, ia suka menulis. Tapi belakangan, justru karena kedua orang tersebut ia pun lantas malas untuk menulis. Simple alasannya. Hanya karena tokoh pertama mengatakan, “Saya sudah tak tertarik lagi dengan keindahan kata. Saya lebih tertarik pada makna yang terkandung dalam sebuah tulisan. Dan sejauh apa tulisan itu mampu menggerakan masa”. Lain halnya dengan tokoh kedua. Idolanya itu bilang, “Pidato lebih mampu menggambarkan keseluruhan karakter orang yang mengucap. Ia mengalahkan tulisan”. Yes, that’s it. Hanya gara-gara itu. Hanya karena dua hal itu sekarang ia malas untuk menulis.

Sejenak ia berpikir untuk kemudian mengumbar seonggok pertanyaan ini: “Dari mana lagi aku harus mendapatkan gairah menulis?”. Biarlah ia berpikir dan mendoa. Semoga ia beroleh bening mutiara dalam tapanya, segera.

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Total Kunjungan:

  • 519,430 hits

Follow me on Twitter

Yang Lagi OL

PageRank

Kenal Lebih Dekat di:

%d bloggers like this: